Pengunjung Fatumnasi Hipotermia
Wisatawan Taman Nasional Mutis Timau di TTS Alami Hipotermia
Apalagi kawasan Mutis selama ini tidak digunakan untuk berkemah. Saat pengunjung itu mengalami hipotermia, justru mereka berkemah.
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Wisatawan di Taman Nasional Mutis Timau di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT mengalami hipotermia atau penurunan suhu tubuh.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTS, dr. R. A Karolina Tahun menjelaskan, pasien itu awalnya dirawat di Puskesmas Fatumnasi.
Dokter Karolina Tahun menyebut, per 26 Januari 2025, terdapat 4 pasien. Satu dari empat pasien itu harus dirujuk ke Klinik Siloam di Kota Soe.
"Kami sudah menangani 10 pasien. Dari 10 pasien itu, 1 orang dirujuk. 10 pasien itu merupakan akumulasi dari Oktober 2024 sampai Januari 2025," kata dokter Karolina Tahun, Senin (27/1/2025) dihubungi dari Kupang.
Baca juga: Dikbud NTT Komit Dukung Pembangunan SMA Unggul di TTS
Dia mengatakan, pasien itu diberi cairan dan memberikan selimut sebagai penghangat agar mengembalikan suhu tubuh normal. Rata-rata pasien datang ke Puskesmas dengan suhu tubuh 33-34 derajat celcius. Sementara suhu normal berada di angka 36 derajat celcius.
Puskesmas itu, kata dia, masih memiliki keterbatasan fasilitas sehingga ada pasien yang harus dirujuk ke rumah sakit di Kota Soe.
Tempat tidur di Puskesmas itu tidak saja bagi pasien hipotermia, tapi juga untuk pasien lainnya sehingga harus dilakukan persiapan detail.
Dokter Karolina Tahun berkata, masalah ini akan menjadi pelajaran, sebab, ini merupakan pertama kalinya terjadi. Bisa saja, pengunjung itu belum memiliki persiapan maksimal.
Apalagi kawasan Mutis selama ini tidak digunakan untuk berkemah. Saat pengunjung itu mengalami hipotermia, justru mereka berkemah.
"Mereka sudah naik ke atas baru sakit. Kalau di Mutis itu biasanya pagi cerah, siang hujan, jadi memang kedinginan. Mudah-mudahan kedepan, ada alat untuk mencegah hipotermia," kata dr Karolina Tahun.
Dokter Karolina Tahun menjelaskan, persoalan itu telah dilaporkan ke Penjabat Bupati TTS. Bantuan selimut juga telah dikirim ke Puskesmas Fatumnasi untuk antisipasi kejadian itu terulang.
Pasca kejadian, petugas kesehatan di Puskesmas Fatumnasi turun ke lokasi untuk menyampaikan informasi edukasi ke para turis yang hendak menuju ke kawasan Mutis.
"Kami hanya pergi melihat, kan ada keterbatasan nakes juga. Teman-teman di Puskesmas itu ada beberapa yang ke lokasi untuk sampaikan," kata dr Karolina Tahun.
Dia memastikan, semua pasien langsung dipulangkan setelah dirawat sebentar di Puskesmas Fatumnasi. Satu pasien rujukan, ia belum mengetahui berapa lama dirawat.
Ia mengingatkan para pengunjung ke Taman Nasional Mutis Timau agar bisa mempersiapkan diri sebaik mungkin. Disamping peralatan yang memadai agar mencegah resiko hipotermia. (fan)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Seorang-pasien-Hipotermia-sedang-dirawat-di-Puskesmas-Fatumnasi.jpg)