Minggu, 19 April 2026

Kabupaten Kupang Terkini

Potensi Bencana Masih Ada, Penjabat Bupati Kupang Minta Masyarakat Waspada 

berada di tepi sungai terbawa longsor akibat abrasi. Beruntung penghuni rumah sudah mengevakuasi diri beberapa hari sebelumnya. 

Penulis: Yohanes Alryanto Tapehen | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO
Banjir di Desa Niunbaun Kecamatan Amabi Oefeto. 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM- Ryan Tapehen 

POS KUPANG.COM, OELAMASI - Penjabat Bupati Kupang, Alexon Lumba, Senin 27 Januari 2025 meminta masyarakat waspada bencana mengingat wilayah kabupaten Kupang yang rawan bencana hidrometeorologi di musim penghujan ini. 

Pasalnya menurut Alexon, potensi Bencana bisa terjadi kapan saja dan dimana saja sehingga dia mengingatkan agar masyarakat tetap berhati-hati dimanapun berada. 

Di Kabupaten di awal tahun 2025 ini terjadi bencana banjir, longsor, hingga bencana petir yang merenggut korban nyawa. 

Di Desa Niunbaun, Kecamatan Amabi Oefeto Timur, sebanyak 25 KK terdampak banjir akibat luapan sungai, di Desa Enoraen Kecamatan Amarasi Timur 17 KK juga terdampak hal yang sama. 

Baca juga: Makna Belis Menurut Pegiat Budaya Kabupaten Kupang, Nilai Belis Tergantung Kasta 

Di Kecamatan Takari 1 unit rumah yang berada di tepi sungai terbawa longsor akibat abrasi. Beruntung penghuni rumah sudah mengevakuasi diri beberapa hari sebelumnya. 

Sementara dua warga Kelurahan Tuatuka Kecamatan Kupang Timur mengalami nasib naas dimana harus kehilangan nyawa akibat Sambaran Petir di tengah sawah. 

"Musim pengujan dengan curah hujan tinggi, ditambah dengan petir dan guntur bisa saja membahayakan warga, sehingga para petani yang ada di persawahan atau lokasi pertanian perkebunan bisa berteduh dan berlindung di tempat yang aman atau pulang kerumah," ungkap Alexon. 

Dirinya juga sudah turun melihat lokasi bencana dan melayat dua warga Tuatuka yang meninggal dunia akibat terkena petir. 

Kepada BPBD dirinya minta untuk tetap melakukan monitoring dan sigap terhadap kondisi musibah bencana yang dialami masyarakat, sehingga bisa cepat tertangani dan mendapat bantuan. 

Selain itu dirinya minta Pemerintah Kecamatan, Desa dan Kelurahan terus memperhatikan masyarakat dan memberikan himbauan agar bisa menjaga diri dan keluarga sehingga saat melihat lokasi yang ada potensi bencana baik longsor, patahan tanah, maupun potensi lainnya segera mengevakuasi warga agar jangan sampai menimbulkam korban jiwa.(ary)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved