NTT Terkini
Torehkan Sejarah, Johni Asadoma Disanjung Keluarga Alor Kupang
Kalau melihat perjalanan hidup saya, berkat luas biasa. Maju di pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur bukan hal yang mudah,
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma disanjung keluarga Alor di Kupang. Mantan Kapolda NTT itu mencatatkan sejarah orang Alor pertama yang berada di level kepemimpinan tingkat Provinsi.
Seperti halnya disampaikan Ketua Panitia Perayaan Natal Bersama Ikatan Keluarga Kepulauan Alor, Beny Mauko, Sabtu (25/1/2025) di GOR Oepoi Kupang.
Dia menyebut kali ini perayaan Natal bersama memiliki makna dan sukacita berbeda, karena salah satu tokoh Alor, Johni Asadoma menjadi pemimpin di NTT.
"Sungguh keniscayaan, mencatatkan sejarah baru dan motivasi sekaligus membuka keran lahirnya kader Alor untuk ada pada kepemimpinan daerah dan nasional," kata dia disambut riuh tepuk tapak dan sorak sorai.
Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma dalam kesempatan itu menyampaikan sukacita. Mantan Kadiv Hubinter Mabes Polri itu mengatakan, bertarung di Pilgub tidak mudah.
Baca juga: Gunung Ile Lewotolok di NTT Meletus 3 Kali Disertai Gemuruh, Status Waspada
"Ini adalah keempat kali kita rayakan secara meriah. Kalau melihat perjalanan hidup saya, berkat luas biasa. Maju di pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur bukan hal yang mudah," kata Johni Asadoma.
Dia lalu cerita beberapa seniornya yang ikut maju dalam kontestasi itu dan kebanyakan gagal. Berbeda dengan dia dan Melki Laka Lena yang mendapat kesempatan memimpin NTT.
Purnawirawan Polri itu mengatakan, kemenangan itu karena dia juga dari orang Alor. Dia berharap, apa yang dia peroleh harus diikuti oleh orang Alor lainnya. Generasi muda Alor perlu memiliki cita-cita dan raih itu untuk membangun Alor, dan NTT umumnya.
"Ini menorehkan sejarah, ada orang Alor duduk di pucuk pimpinan. Ini kesuksesan bersama. Ini memotivasi, menginspirasi orang muda Alor untuk berkarya ke depan," kata dia.
Mantan petinju nasional itu mengaku, keberadaan Esthon Foenay adalah berkontribusi mendorong dirinya untuk maju di Pilgub NTT. Dia menyebut, Esthon beralasan ke para elit partai bahwa belum ada orang Alor yang memimpin NTT.
"Terima kasih Pak Esthon yang terus memotivasi saya. Kedepan, pekerjaan besar menunggu kami yang memimpin NTT," kata dia.
Pembina IKKA itu mengatakan, situasi dunia akan berimplikasi ke tingkat lokal termasuk Provinsi NTT. Belakangan, Melki Laka Lena, sudah memulai membangun komunikasi dengan berbagai pihak agar ikut membantu Provinsi NTT dalam ragam pembangunan lima tahun selanjutnya.
Johni Asadoma meminta doa dan dukungan dari orang Alor untuk Melki - John memimpin NTT. Dia akui memimpin NTT memang tidak mudah. Tujuannya memberi kesejahteraan dan keadilan bagi masyarakat NTT.
Melki - John, kata dia, memiliki program pemberdayaan milenial dan perempuan. Dia harap orang Alor bisa mengambil bagian dalam program tersebut. Selain itu, program lainnya adalah beasiswa untuk anak-anak muda melanjutkan pendidikan.
"Saya pribadi, saya sangat peduli pada literasi. Saya mengunjungi sekolah, memotivasi. Kalau ada anak Alor yang bisa tembus di Universitas terbaik Indonesia, UI, Unair, ITB, saya akan memberikan beasiswa. Semuanya, uang kuliah, kos, buku. Saya siap," ujar dia.
Disamping itu, anak-anak muda juga harus didorong agar bisa mengambil kesempatan program beasiswa di LPDP. Melki- John akan membantu untuk membuat pelatihan agar SDM itu disiapkan sebelum mengikuti program LPDP.
Ketua Ikatan Keluarga Alor Robert Jimmy Lambila mengatakan, IKKA eksis sampai hari ini karena ingin terus melanjutkan kepemimpinan. Semakin berbagai tantangan, orang Alor harus ada dan mengisi ruang-ruang itu.
"Tentunya bahwa IKKA merupakan suatu komunitas, kelanjutan dari yang didirikan dari orang tua dulu," kata Robert Lambila.
Mantan Kejari Timor Tengah Utara (TTU) itu mengatakan, IKKA harus hadir sebagai wadah menyambung keluh dan kesah dari masyarakat kecil untuk pemerintah.
Robert menyebut, keberadaan IKKA bukan semata untuk keluarga Alor, tapi harus memberi dampak ke banyak orang.
Selain agenda semacam ini, IKKA juga menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial lainnya. Memang, agenda itu belum menyentuh semua orang. Tapi ia yakin, IKKA akan terus memberi diri. (fan)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.