Flores Timur

Beragam Misi Kemanusiaan PDIP untuk Korban Bencana Lewotobi Laki-laki

pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian obat-obatan, dan trauma healing bagi anak-anak, orang dewasa hingga lanjut usia (lansia).

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/PAUL KABELEN
Konverensi pers kegiatan kemanusiaan PDIP bagi korban bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, NTT, Kamis, 23 Januari 2025. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Paul Kabelen

POS-KUPANG.COM, LARANTUKA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP membawa beragam misi kemanusiaan untuk penyintas korban bencana Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.

Dalam konverensi pers di Aula Susteran PRR di Kelurahan Puken Tobi Wangibao, Kecamatan Larantuka, Flores Timur, misi kemanusiaan itu digelar dalam perayaan Natal Nasional PDIP 2025. Pengurus inti partai dari pusat hingga daerah seantero Indonesia turun langsung bersama korban terdampak.

Ketua Panitia Perayaan Natal Nasional PDIP, Esti Wijaya, Kamis, 23 Januari 2024 malam, menyebutkan PDIP menyelenggarakan Natal dalam suasana sederhana sebagai cerminan rasa solidaritas dan keprihatinan terhadap para korban bencana.

"Ini bukan sekadar perayaan, tetapi lebih pada sebuah bentuk nyata kehariran PDI Perjuangan untuk merasakan dan berbagi dengan mereka yang membutuhkan," katanya saat konverensi pers.

Baca juga: Lirik Lagu Daerah NTT  dari Flores Timur,  Lagu Go Nalan Aku Moni – Fajar Band

Misi bertajuk "Menangis dan Tertawa Bersama Rakyat" diaplikasikan dengan banyak kegiatan kemanusiaan sejak 22-26 Januari 2025 di pos lapangan (Poslap) yang dihuni penyintas, serta membantu merehabilitasi rumah warga yang umumnya kerusakan atap.

Kegiatan kemanusiaan itu, diantaranya, gotong royong merehabilitasi rumah, tempat-tempat ibadah seperti gereja dan masjid, pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian obat-obatan, dan trauma healing bagi anak-anak, orang dewasa hingga lanjut usia (lansia).

Esti Wijaya menambahkan, selain dukungan psikologis dan traumatik, PDIP juga membantu aspek pendidikan bagi ratusan mahasiswa di dalam daerah hingga luar wilayah NTT, serta menyalurkan bahan dasar menenun tradisional bagi penyintas.

Esti Wijaya didampingi elit PDIP, diantaranya Aria Bima, Ribka Tjiptaning, Andreas Hugo Parera, Once Mekel, Emelia Julia Nomleni, dan Anton Gege Hadjon, melaksanakan kegiatan kemanusiaan bersamaan dengan ulang tahun Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri ke 78 tahun.

Megawati menyampaikan pesannya tentang berbagi kasih dan meringankan beban sesama yang membutuhkan.

"Natal bukan sekadar perayaan, tetapi tentang panggilan berbagi kasih, meringankan beban sesama, dan membangun harapan baru. Kami hadir di sini bukan untuk berpesta, tetapi untuk bersama-sama masyarakat Lewotobi, merasakan suka dan duka mereka," ujarnya.(*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved