Belu Terkini
Satgas Yonif 741/GN Bersama Masyarakat Tanam 7.000 Pohon untuk Penghijauan Alam Perbatasan
Sementara Dansatgas Yonif 741/GN, Letkol Inf Sy. Gafur Thalib, menyampaikan apresiasi terhadap sinergi berbagai pihak dalam kegiatan ini.
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Dalam upaya penghijauan dan pelestarian lingkungan, Satgas Yonif 741/GN bekerja sama dengan berbagai elemen masyarakat melaksanakan penanaman 7.000 pohon di sekitaran Bendungan Rotiklot, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, Sabtu (18/1/2025).
Kegiatan ini melibatkan Gerakan Pramuka Kwarcab Belu, Forum Pembaruan Kebangsaan, Himpunan Etnis dan Pelajar Kabupaten Belu, serta organisasi masyarakat lainnya, termasuk Kelompok Etnis Jawa dan Tionghoa, Belu Warga Lamongan (BWL), Orang Muda Katolik (OMK) Katedral Atambua, dan siswa SMA dan SMK di Kabupaten Belu.
Sebanyak 7.000 pohon ditanam, terdiri dari pohon asam jawa, mete, trembesi dan jati. Jenis-jenis pohon ini dipilih karena nilai ekologis dan ekonomisnya, diharapkan mampu mendukung ketersediaan sumber mata air dan menjaga keseimbangan ekosistem alam perbatasan.
Wakil Bupati Belu, Aloysius Haleserens, yang turut hadir dalam kegiatan ini, mengingatkan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga hasil penghijauan.
“Kegiatan penghijauan ini sudah pernah dilakukan pada 2021, namun banyak tanaman yang rusak akibat kurangnya kesadaran masyarakat. Kali ini, mari bersama-sama kita pelihara pohon-pohon ini agar tumbuh dan memberikan manfaat jangka panjang untuk keseimbangan alam dan ekosistem,” tegasnya.
Baca juga: Pos Dafala Satgas Yonif 741/GN Bangun Sumur untuk Masyarakat di Perbatasan
Sementara Dansatgas Yonif 741/GN, Letkol Inf Sy. Gafur Thalib, menyampaikan apresiasi terhadap sinergi berbagai pihak dalam kegiatan ini.
“Melaksanakan penghijauan bersama organisasi pemerintah dan masyarakat adalah langkah penting untuk menjaga kelestarian alam di wilayah perbatasan. Kami sepenuhnya mendukung kegiatan seperti ini agar ekosistem tetap terpelihara,” ungkap Dansatgas. (Cr23)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.