Rabu, 15 April 2026

Kota Kupang Terkini

Lapak Tani Bello Kecamatan Maulafa Wadah Menjual Hasil Kebun Petani

Kehadiran Lapak Tani Bello dijadikan wadah untuk memberdayakan para petani dalam menjual hasil pertanian langsung kepada konsumen

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/HO-GORIS TAKENE
Situasi transaksi jual beli di Lapak Tani Bello, Kelurahan Bello, Kecamatan Maulafa Kota Kupang, Minggu (12/1/2025) pagi 

POS-KUPANG.COM, KUPANG- Kehadiran Lapak Tani Bello di Kelurahan Bello Kecamatan Maulafa Kota Kupang berdampak positif bagi penjual dan pembeli.

Kehadiran Lapak Tani Bello dijadikan wadah untuk memberdayakan para petani dalam menjual hasil pertanian langsung kepada konsumen, tidak perlu jauh berjalan untuk menjualnya ke pasar.

Tempat ini sebelumnya di rintis oleh Goris Takene selaku Ketua RW 003 Kelurahan Bello Kecamatan Maulafa Kota Kupang pada akhir tahun 2022.

Langkah ini sebagai upaya mendekatkan pasar bagi konsumen serta sebaliknya mencarikan pasar yang paling dekat dengan para petani dalam menawarkan hasil kebun mereka.

Lapak Tani  ini hanya beroperasi satu kali dalam seminggu yakni pada hari minggu pagi. 

Lokasinyapun terbilang sangat strategis, yakni di depan gereja Katolik Kapela Santo Agustinus Bello. 

Hal ini menjadi ramai dikunjungi pembeli terutama setelah usai umat mengikuti perayaan misa di gereja.

Sebab di sana masyarakat terutama para ibu-ibu bisa dengan mudah, murah dan dengan cepat mendapatkan kebutuhan sayur-mayur sebagai kebutuhan di dapur.

Baca juga: KUB Santo Yohanes Paulus II Kelurahan Bello Berbagi Kasih ke Panti Asuhan Bhakti Luhur 

Valensia Loli salah satu ibu rumah tangga pada Minggu (12/1/2025) mengaku, senang belanja di Lapak Tani Bello.

Selain lokasinya dekat dan mudah diakses dari rumah maupun sepulang gereja, dan juga sayur-sayur yang masih segar juga bisa peroleh dengan harga lumayan murah di banding harus ke pasar tradisional yang ada di Kota Kupang.

"Saya senang belanja di Lapak Tani ini karena selain aksesnya cepat setalah pulang gereja juga karena sayur langsung dari para petani sehingga masih segar-segar, soal harga lumayan murah pula dibanding harus ke pasar di Kupang yang aksesnya jauh dari rumah,"ujarnya.

Ambros Ngada salah satu tokoh umat Katolik di Kapela Santo Agustinus Bello usai perayaan misa menuturkan, pasar dadakan yang dihadirkan oleh Ketua RW 03 Bello dan masyarakat petani juga melibatkan beberapa umat Protestan dan Katolik di Bello sangat bagus membantu umat untuk tidak lagi pergi jauh mencari sayur untuk kebutuhan di dapur.

"Saya boleh katakan ini pasar dadakan yang mana oleh petani di sini menyebutnya Lapak Tani sangat bagus karena banyak membantu kami umat terutama ibu-ibu tidak lagi pergi jauh untuk mencari kebutuhan di dapur, hanya saya sarankan agar kalau bisa ditata lagi dengan kebutuhan yang lebih banyak lagi," ujar Ambros.

Lapak Tani kelompok masyarakat Tani Gading Taruna Bello itu hanya terdiri dari 8 orang petani yang setiap minggu menjual hasil pertaniannya, dengan jenis jualan selain sayur-mayur, pisang yang merupakan hasil pertanian petani Bello, jugadi sana ada pula ikan, tahu, tempe maupun lombok.(*/Rilis Berita Goris Takene)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved