NTT Terkini

Pasca Ditetapkan KPU NTT, Gubernur-Wagub NTT Terpilih Mulai Bentuk Tim Transisi

Pasca penetapan itu, Melki Laka Lena dan Johni Asadoma bergerak cepat dengan mulai membentuk Tim transisi

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/HO
Pasangan Gubernur dan wakil Gubernur NTT terpilih Melki Lakalena dan Johni Asadoma 

POS-KUPANG.COM, KUPANG- Komisi Pemilihan Umum atau KPU NTT telah menetapkan secara resmi menetapkan Emanuel Melkiades Laka Lena dan Johni Asadoma sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTT terpilih periode 2024-2030.

Pasca penetapan itu, Melki Laka Lena dan Johni Asadoma bergerak cepat dengan mulai membentuk Tim transisi.

Tujuannya agar setelah pelantikan sudah bisa langsung bekerja merealisasikan janji-janji sewaktu kampanye Pilkada Serentak 2024 lalu.

"Nanti tentunya ada tim transisi atau tim peralihan yang dibentuk agar setelah dilantik langsung bekerja," kata Gubernur NTT terpilih Emanuel Melkiades Laka Lena kepada wartawan di Kupang, Jumat, (10/1/2025) seperti dilansir dari Antaranews.

Melki Laka Lena mengatakan hal ini ketika ditanya terkait program apa yang menjadi prioritas dirinya dan wakilnya setelah dilantik yang rencananya akan dilaksanakan pada Februari mendatang.

Melki mengatakan bahwa keduanya akan gerak cepat untuk bekerja pasca dilantik untuk membangun NTT karena menurut dia banyak pekerjaan yang harus dilakukan selama lima tahun ke depan.

Namun lanjut mantan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI ini, mereka masih ada pembicaraan dan diskusi lagi dengan Penjabat Gubernur NTT Andriko Noto Susanto untuk pembentukan tim transisi itu serta program-program yang akan dikerjakan.

"Program 100 hari masih belum bisa kami sampaikan karena saat ini sedang dalam proses peralihan," ujarnya.

Baca juga: Melki Laka Lena: "Merangkul Kembali dan Bersatu untuk Membangun NTT Lebih Baik"

Melki juga mengatakan siap menggandeng dua kandidat lainnya yang bertarung bersama untuk bersama-sama membangun NTT lima tahun ke depan.

“Untuk membangun NTT kita butuh kerja sama semua pihak, termasuk dengan teman-teman kami yang sudah bertarung bersama saat kampanye,” ujar dia.

Dia menambahkan selama ini koordinasi baik itu dengan Ansy Lema dan kandidat lainnya Simon Petrus Kamlasi berjalan dengan baik. 

Bahkan Simon Petrus Kamlasi juga sudah menawarkan untuk membantu pembangunan yang berkaitan dengan air.

Dalam pernyataan resmi, keduanya menegaskan pentingnya kerja sama lintas pihak untuk membawa NTT menuju masa depan yang lebih baik.

"Kami Butuh Semua Pihak, Kritik, dan Kopi Pahit untuk NTT,” ujar dia.

Menurut dia kritik yang membangun akan membantu dia dan pasangannya untuk terus membangun NTT lima tahun ke depan.(*/ANT)

Sumber : Antaranews

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved