Timor Tengah Selatan Terkini
Kali Noemuke Meluap, 18 Desa di Kabupaten TTS Terdampak Banjir
Sebanyak 18 desa di dua kecamatan, di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi NTT terendam banjir akibat luapan Kali Noemuke
Penulis: Rosalia Andrela | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Rosalia Andrela
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Sebanyak 18 desa di dua kecamatan, di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi NTT terendam banjir akibat luapan Kali Noemuke.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) TTS, Yerry Otte Nakamnanu dalam keterangannya menyampaikan banjir tersebut dikarenakan intensitas curah hujan yang tinggi sejak 10 Maret 2024 lalu dan puncaknya pada Rabu, 1 Januari 2024.
Yerry yang dihubungi Kamis, 2 Januari 2024 mengatakan berdasarkan data yang dihimpun BPBD Kabupaten TTS, 18 desa yang terdampak banjir tersebut berada wilayah Kecamatan Amanuban Selatan dan Kualin.
“Hampir semua desa di wilayah Kecamatan Amanuban Selatan dan Kecamatan Kualin terdampak. Rinciannya yakni di Kecamatan Amanuban Selatan banjir melanda 10 Desa yakni, Desa Batnun, Desa Bena, Desa Eno Neten, Desa Kiubaat, Desa Linamnutu, Desa Mio, Desa Noemuke, Desa Oebelo, Desa Oekiu dan Desa Pollo. Sementara di Kecamatan Kualin ada sebanyak 8 Desa terdampak yakni Desa Kiufatu, Desa Kualin, Desa Nunusunu, Desa Oemaman, Desa Oni, Desa Toineke, Desa Tuafanu dan Desa Tuapakas,” ungkapnya.
Di antara 18 desa tersebut yang paling terdampak adalah di Desa Linamnutu di Kecamatan Amanuban Selatan dan Desa Toineke di Kecamatan Kualin.
“Dua desa tersebut terkena limpasan air sungai yang meluap, akibat pengikisan tepi sungai yang semakin dangkal,” jelasnya.
Baca juga: Dua Kali di Desa Siomeda Rote Meluap, Rumah dan Persawahan Warga Terendam Banjir
Menurut Yerry saat ini intensitas hujan diperkirakan masih tinggi. Oleh karena itu BPBD Kabupaten TTS meminta masyarakat tetap mewaspadai puncaknya hujan. Pasalnya, puncak hujan yang akan terjadi ini akan berdampak pada naiknya debit air kali Noemuke ada di TTS.
“Untuk Desa Linamnutu sudah dilakukan normalisasi sungai, sedangkan Desa Toineke kalau air sudah surut akan segera dinormalisasi. Tidak ada korban jiwa yang terdampak,” kata Yerry.
Meski demikian Yerry menambahkan pihaknya sedang mendata jumlah korban dan rumah yang terdampak serta kerugian yang disebabkan akibat luapan kali Noemuke. (cr19).
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Kali-Noemuke-Meluap-18-Desa-di-Kabupaten-TTS-Terdampak-Banjir.jpg)