Berita NTT
Lantik Pengurus Pemuda Katolik Komda NTT, Uskup Pakaenoni Ingatkan Pentingnya Ekologi Manusia
Adapun ekologi manusia yang dimaksud adalah keluarga, tempat pribadi-pribadi bertumbuh dalam iman.
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Uskup Agung Kupang, Mgr Hironimus Pakenoni mengingatkan pentingnya ekologi manusia dalam kehidupan umat Katolik, termasuk para aktivis Pemuda Katolik.
Hal itu ditekankan Uskup Pakaenoni saat melantik pengurus Pemuda Katolik Komda NTT periode 2024-2027 di Gereja Paroki Batuna Kecamatan Amarasi Barat Kabupaten Kupang, Sabtu, 28 Desember 2024.
Adapun ekologi manusia yang dimaksud adalah keluarga, tempat pribadi-pribadi bertumbuh dalam iman.
Uskup yang memiliki semboyan Pasce Oves Meas atau Gembalakanlah domba-domba-Ku (Yohanes 21:17) itu menyebut bahwa ekologi manusia atau keluarga sebagai tempat bertumbuh merupakan ekologi yang utama.
Hal itu dikatakan Uskup Pakaenoni merujuk pada isu lingkungan yang menjadi salah satu perhatian Pemuda Katolik Komda NTT.
"Jika ekologi manusia, keluarga kita baik saya yakin akan berdampak pada ekologi non manusia yakni alama dan lingkungan sekitar," pesan Uskup ketiga Keuskupan Agung Kupang itu.
Pada kesempatan itu, selain memberikan ucapan selamat dan dukungan, Uskup Pakaenoni juga mengingatkan pengurus Pemuda Katolik Komda NTT untuk mengedepankan kerjasama dalam melaksanakan program termasuk ikut berkontribusi menyelesaikan berbagai persoalan sosial kemasyarakatan.
Dua persoalan yang menjadi catatan untuk dituntaskan adalah persoalan pengangguran serta perdagangan manusia atau human trafficking.
Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Reginal R. Capah yang hadir menyebut bahwa pelantikan pengurus Pemuda Katolik Komda NTT oleh Uskup Agung Kupang merupakan hal yang istimewa.
Meski demikian, ia mengkritisi kiprah dan gaung ormas Katolik di NTT sebagai wilayah mayoritas Katolik yang masih minim.
Karena itu, dia mengajak kepengurusan Pemuda Katolik Komda NTT yang dilantik untuk mengangkat marwah ormas Katolik sekaligus bisa berkontribusi dan melaksanakan berbagai program yang mendukung pembangunan di NTT.
Adapun dalam sambutannya, Ketua Pemuda Katolik Komda NTT Yuven Tukung membenarkan, kondisi Pemuda Katolik di NTT yang mati suri, meski berada di wilayah mayoritas.
Karena itu, kepengurusan Pemuda Katolik Komda NTT periode 2024-2027 diharapkana dapat terlibat dalam pembangunan di kabupaten/kota dan provinsi. Ia menyebut rangkaian pelantikan menjadi momentum kebangkitan Pemuda Katolik di NTT.
Mantan Anggota DPRD Kota Kupang itu menyebut Pemuda Katolik akan konsen pada berbagai persoalan sosial kemasyarkatan di daerah, termasuk diantaranya persoalan lingkungan hidup, perubahan iklim, pengangguran, dan perdagangan manusia.
"Pemuda Katolik Komda NTT sebagai ormas Katolik harus berupaya memberikan kontribusi untuk ikut menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut," kata Yuven.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.