PPP Disarankan Pinang Jokowi Jadi Ketua Umum: Supaya Bisa Kembali ke Senayan

Partai Persatuan Pembangunan atau PPP disarankan segera meminang Jokowi tokoh bertangan dingin yang telah memimpin Indonesia 10 tahun terakhir.

Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
SEGERA PINANG – Hendri Satrio mendesak PPP untuk segera meminang Jokowi menjadi ketua umum partai tersebut. Jika ini dilakukan, maka PPP pasti akan kembali ke senayan pada tahun-tahun politik yang akan datang. 

POS-KUPANG.COM – Partai Persatuan Pembangunan atau PPP disarankan untuk segera meminang Jokowi, tokoh bertangan dingin yang telah memimpin Indonesia dalam 10 tahun terakhir. Kebesaran Jokowi akan mampu membawa PPP kembali ke gedung parlemen di Senayan.

Saran tersebut disampaikan Analis Komunikasi Politik, Hendri Satrio, pasca PDIP secara terang-terangan mengumumkan pemecatan terhadap tiga tokoh nasional, yakni Jokowi juga Gibran Rakabuming Rakat dan Bobby Nasution

Hendri Nasution juga menyinggung soal momen pergantian Ketua Umum PPP yang belakangan ini sedang diwacanakan untuk dibahas dalam Muktamar X 2025 mendatang.

Untuk diketahui, Ketua Majelis Pertimbangan PPP Romahurmuziy menyebutkan, ada 4 nama yang masuk bursa calon ketua umum, yaitu Sandiaga Uno, Taj Yasin Maimoen, Saifullah Yusuf, dan Dudung Abdurachman.

Hendri Satrio mengatakan, daripada keempat nama tersebut, sebaiknya PPP segera meminang mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi untuk memimpin PPP. Jauh lebih efektif kalau Jokowi menjadi ketua umum partai tersebut.

"Dibanding empat nama tersebut, PPP sebaiknya mempertimbangkan nama Joko Widodo yang saat ini potensial untuk memimpin partai," kata Hensat dalam keterangannya, Selasa 17 Desember 2024.

Hensat menilai, PPP saat ini lebih membutuhkan sosok besar untuk bisa kembali ke DPR RI.

Jokowi, kata Hensat, adalah nama besar yang bisa mengembalikan PPP ke Senayan saat ini.

"Dengan nama besar pak Jokowi diharapkan PPP bisa kembali ke Senayan, lebih dari 4 persen (parliamentary threshold)," ucap dia.

Di sisi lain, PPP akan mendapatkan keuntungan lainnya jika meminang Jokowi sebagai ketua umum.

Hensat menilai, jika PPP mengajak Jokowi,  Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka pun bisa jadi ikut bergabung ke PPP.

Baca juga: Dipecat dari PDIP, Golkar Kini Siap Tampung Jokowi, Sarmuji: Kami Terima dengan Tangan Terbuka 

Baca juga: Tak Hanya Jokowi, PDIP Juga Pecat Gibran Hingga Bobby Nasution, Ini Daftar Nama Kader yang Dicoret

Menurutnya, ini akan menjadi keuntungan tersendiri untuk PPP karena nantinya memiliki kader yang menjadi wakil presiden.

"Dan lagi-lagi, bila PPP meminang pak Jokowi, sangat mungkin juga Gibran juga akan masuk, bayangkan PPP nantinya memiliki kader yang jadi wakil presiden," jelas dia. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved