Kunci Jawaban
Simak Soal dan Kunci Jawaban IPS Kelas 7 Halaman 152 Kurikulum Merdeka, Potensi Lingkungan Sekitar
Para siswa-siswi diharapkan mengerjakan soal secara mandiri pada halaman 152 guna melatih diri memecahkan masalah sendiri
POS-KUPANG.COM- Berikut ini tersaji contoh soal dilengkapi Kunci Jawaban pelajaran IPS Kelas 7 halaman 152 Kurikulum Merdeka.
Kali ini siswa diajak untuk membahas soal tema 3 berjudul Potensi Lingkungan Sekitar.
Pada lembar Aktivitas 7, dibahas tentang perbedaan candi langgam Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Para siswa-siswi diharapkan mengerjakan soal secara mandiri pada halaman 152 guna melatih diri memecahkan masalah sendiri tanpa bantuan orang lain.
Setelah siswa usai mengerjakan soal, silahkan memcocokan jawabanmu dengan Kunci Jawaban yang dipegang orang tua atau wali.
Langsung saja, siswa-siswi membaca soal secara cermat seperti yang dilansir dari laman Sonora.ID.
Lembar Aktivitas 7
Aktivitas Individu
Bagaimana perbedaan candi langgam Jawa Tengah dan candi langgam Jawa Timur?
1. Candi langgam Jawa Tengah:
- Hiasan lukisan memiliki bercorak yang memberi kesan naturalis
- Relief pada dinding dan beberapa bagian candi tampak lebih timbul
- Candi berundak dan tambun
- Bahan candi terbuat dari batu andesit
- Terdapat stupa di puncak candi
- Induk candi berada di tengah
- Candi menghadap ke arah timur
2. Candi Langgam Jawa Timur
- Hiasan lukisan merupakan simbolis yang menyerupai wayang kulit
- Relief tidak terlalu timbul
- Candi lebih ramping dengan atap perpaduan dari tingkatan
- Bahan candi terbuat dari batu bata
- Puncak candi memiliki bentuk kubus
- Induk candi berada di paling ujung atau belakang
- Candi menghadap ke arah barat
Jenis-jenis Candi Peninggalan Peradaban Hindu-Buddha
Peradaban Hindu-Buddha yang menjadi awal dari peradaban masa sejarah di Indonesia berlangsung berabad-abad sampai kemudian pengaruh Islam datang.
Peradaban Hindu-Budha membawa dampak positif bagi bangsa Indonesia. Peradaban Hindu-Buddha meninggalkan banyak jejak yang masih dapat dikaji dan dinikmati oleh kalian.
Masa Hindu-Buddha banyak meninggalkan peninggalan yang cukup banyak. Beberapa diantara peninggalan tersebut adalah candi, seni pahat patung, seni ukir, arca dari logam, dan hasil kesusastraan.
Candi berasal dari salah satu nama untuk Dewi Durga yaitu Candika. Bangunan candi dibangun untuk memuliakan orang yang telah wafat, khusus untuk para raja dan orang-orang terkemuka.
Seni pahat patung hubungannya dengan patung dewa. Pada masa itu seni pahat patung berhubungan dengan religiusitas. Patung-patung itu menggambarkan dewa atau dewi.
Seni ukir juga biasanya menjadi pola hiasan pada dinding-dinding candi. Pola hiasan yang biasa diukir adalah makhluk-makhluk ajaib dan tumbuh-tumbuhan sesuai dengan suasana Gunung Mahameru.
Macam-macam hiasan relief pada candi biasanya mengandung cerita dari kitab keagamaan seperti Ramayana, Arjunawiwaha, Karmawibhangga, Kunjarajarna, dan Panji.
Arca-arca dari logam juga dihasilkan dari peradaban Hindu-Buddha. Pada umumnya arca-arca logam berukuran kecil.
Barang-barang dari logam emas juga didapatkan dalam bentuk cincin, gelang, rantai, kalung jamang dan lain-lain. Hasil-hasil kesusasteraan pada zaman Hindu-Buddha biasanya ditulis pada daun lontar.
Karena ditulis di daun lontar, banyak kesusastraan yang hilang dan mudah rusak. Kesusastraan pada zaman Hindu-Buddha ditulis sebagai gancaran (prosa) dan tembang (puisi).
Ditinjau dari isi kitab kesusastraan terdiri atas tutur (kitab keagamaan), sastra (kitab-kitab cerita mengenai keagamaan dan kesusilaan) dan kitab kitab uraian sejarah.(*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.