KPU NTT Rencana Dirikan TPS Relokasi Bagi Penyintas Erupsi Ile Lewotobi Laki-laki
Dari data sebelumnya, ada 27 TPS yang terdampak. Sehingga, KPU akan mendirikan jumlah TPS relokasi yang sama di titik pengungsi.
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTT berencana mendirikan Tempat Pemungutan Suara atau TPS relokasi bagi penyintas erupsi Ile Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur.
Komisioner KPU NTT Eli Lomi Rihi menjelaskan, hasil koordinasi KPU NTT dengan KPU RI, agar pemungutan dan penghitungan suara bagi para korban terdampak erupsi.
"Kami sementara melakukan verifikasi data. Berkaitan dengan persiapan TPS, tempat pengungsi akan dibuatkan TPS relokasi," katanya, Selasa 19 November 2024.
Dalam laporan yang diterima, tercatat ada 13.872 pemilih yang terbesar di dua kecamatan yakni Ile Bura dan Wulanggitang.
Dari data sebelumnya, ada 27 TPS yang terdampak. Sehingga, KPU akan mendirikan jumlah TPS relokasi yang sama di titik pengungsi.
Sementara itu, terdapat warga lima desa di Kabupaten Sikka yang merupakan wilayah terdampak juga mendapat perlakuan yang sama. Data sementara, ada 561 pemilih. Total lima desa ini ada 10 TPS.
"Kami usahakan itu sampai besok selesai verifikasi data pemilih. Hasil pendatang kita lapor ke KPU RI, memang di beberapa komunikasi kami itu, salah satunya pembuatan TPS relokasi," kata Eli Lomi Rihi.
Nantinya, TPS relokasi akan ditempatkan pada pusat pengungsi atau posko. Warga yang berada di lokasi pengungsian mandiri akan tetap menggunakan hak pilihnya, yang secara teknisnya akan disampaikan.
KPU NTT mengimbau, masyarakat yang sedang berada di tempat pengungsian mandiri ataupun belum terdata dalam tahapan verifikasi ini, diharapkan bisa melapor ke petugas yang berada di sekitar tempat pengungsian.
Baca juga: Warga Akui Terbantu dengan Simulasi Pemungutan Suara dari KPU NTT
Sisi lain, logistik untuk pelaksanaan Pilkada tahun 2024 disebut aman, termasuk di wilayah Kabur Flores Timur. Pendistribusian logistik akan dilakukan paling terlambat pada H-3 sebelum pemungutan suara berlangsung. (fan)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.