Pilkada Jakarta 2024

Rocky Gerung: Pendukung Anies Bakal Hijrah ke Pramono Anung - Rano Karno 

Pengamat Politik Rocky Gerung angkat bicara soal Pilkada Jakarta 2024. Dia memprediksi para pengikut Anies bakal hijrah ke Pramono Anung - Rano Karno.

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
YOUTUBE/ROCKY GERUNG OFFICIAL
HIJRAH – Rocky Gerung memprediksi pendukung Anies Baswedan bakal hijrah dengan mendukung Pramono Anung di Pilkada Jakarta 2024. 

POS-KUPANG.COM – Pengamat Politik, Rocky Gerung angkat bicara soal Pilkada Jakarta 2024. Dia memprediksi bahwa para pengikut Anies Baswedan bakal hijrah untuk mendukung Pramono AnungRano Karno.

Prediksi Rocky Gerung itu sehubungan dengan kedatangan Pramono AnungRano Karno ke kediaman Anies Baswedan. Kedatangan pasangan yang diusung PDIP itu untuk membicarakan Pembangunan Jakarta ke depan.

Rocky Gerung juga mengaku telah mencium rencana politik Anies Baswedan ke depan. Bahwa dengan mendukung Pramono – Rano itu akan menguntungkan masa depan politik Anies Baswedan.

Oleh karena itu, Anies Baswedan kini sedang mencoba menghidupkan kembali 'kartu politiknya' untuk bisa menjadi pemimpin di level nasional pada tahun-tahun yang akan datang.

Pintu masuk tersebut dimulai dari Pramono-Rano yang merupakan kader dan calon PDIP di Jakarta.

"Saya tetap menganggap bahwa potensi Anies menghidupkan kartunya hanya mungkin terjadi kalau ada partai yang secara inklusif memasukkan Anies ke dalam wilayah yang lebih sekuler," kata Rocky dalam program FNN, di Youtube Rocky Gerung Official, tayang perdana, Sabtu 16 November 2024

Rocky menjelaskan, selama ini Anies terkesan hanya erat dengan kalangan muslim politik.

Kedekatan Anies dengan PKS pada Pilkada Jakarta 2017 hingga Pilpres 2024 semakin menguatkan kesan itu.

Anies diusung PKS, NasDem dan PKB di Pilpres lalu dan mengalami kekalahan.

"Anies selama ini dikesankan hanya diasuh oleh kalangan muslim Politics kira-kira begitu.  Anies tentu tahu bahwa ya itu tidak cukup untuk jadi pemimpin nasional," kata Rocky.

Menurut Rocky, Anies merasa tidak cukup berada di ranah muslim politik untuk kontestasi pemimpin nasional.

"Jadi Anies memberi sinyal bahwa dia bisa juga menyelenggarakan politiknya bukan secara eksklusif tetapi secara inklusif. Dan PDIP tentu adalah partai yang lebih inklusif untuk tidak menyebut sekuler bagi Anies," jelas Rocky.

Dengan pendekatan ke PDIP, Anies dianggap tengah membuka diri pada ranah politik yang lebih luas secara ideologi.

"Jadi kelihatannya Anies punya perencanaan baru untuk mulai masuk ke dalam wilayah yang tidak sempit itu, tidak sempit secara ideologis," kata Rocky.

Di sisi lain, Rocky menjelaskan soal sosok lain yang justru mengambil jalan politik yang sebaliknya, yakni Cagub Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil yang merupakan politikus Golkar, dan sebelumnya sempat tidak berpartai ketika menjadi Gubernur Jawa Barat dan Wali Kota Bandung, kini maju Pilkada Jakarta 2024 berpasangan dengan kader senior PKS, Suswono.

Kondisi pencalonan tersebut membuat suami Atalia Praratya itu terbawa citra PKS yang karib dengan muslim politik.

"Sebetulnya yang menarik bahwa Ridwan Kamil juga ada di dalam wilayah itu tadinya, tetapi begitu bersekutu dengan PKS dia langsung didefinisikan secara sempit bahwa ya ini adalah kepentingan politik muslim. Ini hal yang harus kita deskripsikan tuh," pungkas Rocky.

Diberitakan sebelumnya, Pramono Anung dan Rano Karno mengunjungi kediaman Anies pada Jumat 15 November 2024 pagi.

Paslon yang karib dengan jargon 'Jakarta Menyala' itu disuguhi kopi hingga berbagai makanan.

Dari foto yang diunggah di Instagram Pramono maupun Anies, terlihat pertemuan mereka diwarnai keakraban dan gelak tawa.

Juru bicara Anies, Sahrin Hamid, ikut berada dalam pertemuan, dan mengungkap isi pembicaraannya.

Saharin menyatakan bahwa terdapat banyak kesamaan pandangan antara Anies dan pasangan Pramono-Rano, khususnya dalam visi dan misi membangun Jakarta yang lebih baik. 

"Alhamdulillah mengenai masa depan membangun Jakarta, Mas Pram berkomitmen untuk melanjutkan apa yang sudah dibangun Mas Anies selama menjabat di Jakarta," ujar Sahrin kepada wartawan.

Menurutnya, pertemuan tersebut dinilai cukup memberikan insyarat akan atensi dan dukungan Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024.

Pengamat politik Ujang Komarudin melihat pertemuan Anies dengan Pram-Rano adalah simbol dukungan.

"Kelihatannya itu merupakan bentuk dukungan Anies ke Paslon no urut 3," kata Ujang.

Pasalnya, sejauh ini memang sudah ada sejumlah loyalis Anies yang telah berlabuh ke kubu Pram-Rano.

Selain Iwan Tarigan, ada pula Laode Basir hingga Geisz Chalifah.

"Karena kita tahu, banyak timses Anies dan jubir Anies yang jadi jubir Paslon Pram-Rano. 

Jadi diwaktu yang tinggal beberapa hari menjelang pencoblosan, keberpihakkan Anies sudah mulai terlihat," kata Ujang.

Seperti diketahui, Pilkada Jakarta 2024 diikuti tiga paslon.

Baca juga: Habiborukhman Dilema, Capim KPK Berkualitas Sama: Kami Hanya Bisa Tentukan 5 Orang 

Nomor 1 Ridwan Kamil-Suswono. Paslon tersebut diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus berisi 13 partai Gerindra, PKS, Golkar, Demokrat, NasDem, PSI, PKB, Gelora, PBB, Perindo, PAN, PPP, serta Garuda.

Nomor 2 paslon independen, Dharma Pongrekun-Kun Wardhana Abyoto. Paslon ini memenuhi persyaratan dukungan 677.468 KTP warga Jakarta.

Nomor 3 Pramono Anung-Rano Karno, diusung PDIP dan Hanura. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved