Pilkada Ende
Debat Ketiga Pilkada Ende, KPU Angkat Isu Lingkungan Hidup dan Mitigasi Bencana
tiga kali agar masyarakat Kabupaten Ende lebih mengenal visi misi serta program kerja keempat pasangan calon.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo
POS-KUPANG.COM, ENDE - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ende kembali menggelar debat ketiga pasangan calon bupati dan wakil bupati Ende pada Pilkada 2024, Selasa, 19 November 2024 bertempat di Aula Paroki Onekore.
Pada debat ketiga ini, KPU Ende mengangkat tema "Memperkokoh Ende Sebagai Daerah yang Berkarakter, Maju, Berideologi dan Peduli Lingkungan Menuju Indonesia Emas 2045".
Sub tema yang diangkat antara lain internalisasi dan aktualisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di bumi rahimnya Pancasila, menciptakan generasi emas yang mandiri, maju, berkarakter dan berdaya saing, strategi dan upaya pelestarian budaya Ende.Lio, dan Nage, perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup serta mitigasi dan penanggulangan dampak bencana alam.
Kornelius Sumbi, anggota KPU Kabupaten Ende Divisi SOSDIKLIH, Parmas dan SDM, kepada TribunFlores.com, Senin, 18 November 2024 mengatakan saat ini persiapan pelaksanaan debat ketiga Pilkada Ende sudah mencapai 75 persen.
Baca juga: Pilkada Ende, KPU Harap Debat Kedua Jadi Ruang Edukasi untuk Pemilih
"Untuk panelis juga sudah kita komunikasikan, moderator juga kita komunikasikan," ujar pria yang akrab disapa Nelson ini.
Pada debat ketiga ini, KPU Ende menghadirkan tiga panelis diantaranya Dr Rudi Rohi, Peneliti Institute of Resource Governance and Social Change dan Wakil Dekan 2 Fisip Undana Kupang, Dr Markus AKB Hallan, SE., M.Si., M.Acc., Ak.,CA, Dosen Akuntan Keuangan Daerah Undana Kupang dan Yulita Eme, S.Sos, M.Si. Dosen Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat (STPM) Santa Ursula Ende dengan Brigitta Manohara sebagai moderator.
Lebih lanjut Kornelius Sumbi menegaskan, KPU Ende melaksanakan debat pasangan calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada sebanyak tiga kali agar masyarakat Kabupaten Ende lebih mengenal visi misi serta program kerja keempat pasangan calon.
"Yang pertama kita ingin mempublikasikan semua visi misi paslon kepada masyarakat sehingga masyarakat sudah tahu dan Paslon mana yang layak memimpin Ende dan lebih mengenal calonnya lebih baik sehingga masyarakat memilih itu kan bukan karena faktor kedekatan atau karena politik transaksional, sehingga kita mendorong supaya masyarakat semakin cerdas," jelas Nelson.
Untuk debat ketiga atau debat terakhir ini, KPU Ende membatasi jumlah massa pendukung yang masuk di dalam Aula Paroki Onekore sebanyak 40 orang untuk mengikuti debat tersebut.(*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Debat-ketiga-Empat-pasangan-calon-bupati-dan-wakil-bupati-EndE.jpg)