Lewotobi Erupsi
Lewotobi Erupsi, Tenda Pengungsian Dilanda Hujan, Warga Tidur di Emperan Sekolah
air hujan tidak masuk kedalam posko pengungsian, warga ramai-ramai membuat saluran air sekitar tenda pengungsian.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto Welianto
POS-KUPANG.COM, LARANTUKA - Tenda pengungsian erupsi gunung Lewotobi Laki-laki yang terletak di Desa Lewoingu, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur, NTT dilanda hujan pada Rabu 13 November 2024 malam.
Akibatnya, air hujan langsung masuk ke dalam tenda-tenda pengungsian sehingga membuat para pengungsi harus mengemasi barang-barang mereka agar tidak basah saat dilanda hujan.
"Semalam itu hujan turun kemudian air masuk kedalam tenda pengungsian,",kata Saipul Yohanes, pengungsi asal Desa Hewa, Kecamatan Wulanggitang, Kamis 11 November 2024.
Untuk mengantisipasi agar air hujan tidak masuk kedalam posko pengungsian, warga ramai-ramai membuat saluran air sekitar tenda pengungsian.
Baca juga: Lewotobi Erupsi, Pemuda Katolik NTT Bentuk Tim Relawan dan Salurkan Bantuan Bagi Para Korban
Sementara itu, Sajumlah ibu-ibu membersihkan tikar dan terpal yang basah kemudian dijemur di sekitar lokasi pengungsian itu.
Sementara itu, salah satu pengungsi asal Desa Waiula, Kecamatan Wulanggitang, Markus Masodara mengatakan, air hujan masuk kedalam posko pengungsian sehingga mereka memilih untuk tidur di emperan gedung SDK Santo Pius Eputobi karena di lokasi SDK itu sudah penuh ditempati para pengungsi.
"Posko kami basah semua tidak bisa tidur, kami terpaksa tidur di emperan sana, barang-barang kami angkat semua,", katanya.
Warga hanya berharap bantuan dari pemerintah untuk memperhatikan kondisi para pengungsi apabila dilanda hujan.(*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.