Senin, 11 Mei 2026

Presiden Prabowo Perintahkan Nasaruddin Bersihkan Kementerian Agama dari Praktik Korupsi

Presiden Prabowo Subianto benar-benar murka. Ia memerintahkan Menteri Agama, Nasaruddin Umar untuk membersihkan Kementerian Agama dari praktik korupsi

Tayang:
Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM/HO
PERINTAH – Presiden Prabowo Subianto memberikan perintah kepada setiap menteri termasuk Menteri Agama, Nasaruddin Umar untuk membersihkan kementeriannya dari praktik-praktik korupsi yang telah merajalela selama ini. 

POS-KUPANG.COM – Presiden Prabowo Subianto benar-benar murka. Ia memerintahkan Menteri Agama, Nasaruddin Umar untuk membersihkan Kementerian Agama dari praktik-praktik korupsi yang telah merajalela selama ini.

Perintah itu juga untuk semua Menteri yang telah diangkat dalam Kabinet Merah Putih. Salah satu tugas utama para Menteri tersebut, adalah menjadikan setiap Kementerian sebagai institusi yang tak terkontaminasi tindakan penyalahgunaan uang negara.

Instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto itu memperlihatkan bahwa Presiden ke-8 RI ini sudah gerah dengan Tindakan-tindakan korupsi yang dilakukan para oknum di lingkungan birokrasi.

Makanya dalam beberapa kesempatan, Presiden Prabowo Subianto memberikan perintah kepada semua Menteri supaya berani menyikat siapa pun yang teridentifikasi melakukan Tindakan penyelewengan uang negara.

Atas perintah tersebut, Menteri Agama, Nasaruddin Umar pun menindaklanjutinya dengan meminta jajarannya untuk tidak melakukan tindakan korupsi.

Sebab, Presiden Prabowo telah berpesan agar dirinya melakukan pembersihan di Kemenag. 

"Kemarin rapat terakhir, Pak Presiden betul-betul berpesan, kalau ada orang-orang yang tidak benar di kantornya, saya beri mandat kepada kementerian. Menteri sepenuhnya harus melakukan pembersihan kepada kementeriannya. Jangan takut, saya di sampingnya," ujar Nasaruddin Umar dikutip dari Tribunnews.com, Rabu 13 November 2024.

Pesan ini disampaikan Nasaruddin Umar pada Kick Off Meeting Strategi dan Arah Kebijakan Kementerian Agama 2025-2029 di auditorium HM Rasjidi, gedung Kementerian Agama, Jakarta. 

Nasaruddin Umar meminta jajarannya untuk menghentikan segala bentuk tindakan koruptif dalam pelaksanaan anggaran

Bahkan dirinya juga meminta jajarannya untuk tidak memberikan kepada dirinya, apa yang bukan menjadi haknya. 

"Jangan memberikan kepada menteri apa yang bukan menjadi haknya,” katanya. 

Imam Besar Masjid Istiqlal ini menegaskan bahwa membersihkan Kementerian Agama dari praktik koruptif menjadi komitmennya.

“Kalau ada konsekuensi yang nanti muncul karena saya melakukan pembersihan, saya siap apapun risikonya,” ucapnya. 

Sebelumnya, Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut usai acara serah terima menyakini, di bawah kepemimpinan Nasaruddin Umar, kementerian agama bisa menjadi lebih baik.

Menurut dia, track record Nasaruddin Umar tidak perlu diragukan dari segi kapasitas, kapabilitas dan prestasi.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved