Berita Belu

Perum Bulog Kancab Atambua Bekerjasama Bea dan Cukai Gelar Pangan Murah di PLBN Motaain

Ia berharap dengan kegiatan ini dapat membantu masyarakat di wilayah perbatasan Mota'ain untuk memenuhi kebutuhan dengan harga yang terjangkau.

Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/AGUS TANGGUR
Dalam kegiatan Atambua Internasional Expo 2024 Kantor pengawasan dan pelayanan bea dan cukai Pabean B Atambua bekerja sama dengan Perum BULOG kantor cabang Atambua melaksanakan Gerakan Pangan Murah, berlangsung di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, 11-12 November 2024. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Dalam kegiatan Atambua Internasional Expo 2024 Kantor pengawasan dan pelayanan bea dan cukai Pabean B Atambua bekerja sama dengan Perum BULOG kantor cabang Atambua melaksanakan Gerakan Pangan Murah. 

Kegiatan GPM tersebut berlangsung di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, 11-12 November 2024.

Kancab Perum BULOG Atambua, Kepala Perum Bulog Cabang Atambua Yermi Ruthando Febriant Djami menyampaikan dalam gerakan pangan murah ini pihaknya menyiapkan 3 ton beras SPHP dengan harga Rp 12.000.

"Selama 2 hari Bulog cabang Atambua menjual beras SPHP dengan harga Rp. 12.000/Kg, Minyak goreng Kita Pouch dengan harga Rp17.500/Liter dan Gula kemasan 1 Kg dengan harga Rp 18.500/Kg," ujarnya kepada Pos Kupang, Selasa 12 November 2024.

Dihari pertama, tambah Rian, jumlah barang yang dibawa Beras SPHP 3 ton, Minyak goreng Kita Pouch 12 dos atau 204 liter dan Gula kemasan 1 Kg 48 Kg. 

Ia berharap dengan kegiatan ini dapat membantu masyarakat di wilayah perbatasan Mota'ain untuk memenuhi kebutuhan dengan harga yang terjangkau.

Baca juga: Pemda Belu Apresiasi Atambua International Expo 2024

Lusiana Bere, warga Desa Silawan menyampaikan terima kasih karena harga beras ini dijual per kilogram seharga 12 ribu rupiah, sedangkan harga beras di pasar mencapai 13 ribu rupiah hingga 15 ribu rupiah. 

"Kami menyampaikan terima kasih karena dengan harga murah Rp 12 ribu/kg, kami bisa beli lebih banyak. Harga beras dipasaran masih tergolong mahal sehingga kami susah untuk beli banyak," tuturnya. (Cr23). 

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved