Lewotobi Erupsi
Lewotobi Erupsi, Jalur Trans Flores Maumere -Larantuka Dialihkan
Kepala Pos Pengamat Gunung Lewotobi Laki-laki, Heman Yosef Mboro mencatat, gunung itu kembali erupsi pada pukul 15.09 Wita.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Arnold Welianto Welianto
POS-KUPANG.COM, LARANTUKA - Ruas Jalan Trans Flores Maumere -Larantuka dialihkan pasca Erupsi dasyat Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, NTT.
Pantauan POS-KUPANG.COM sejumlah personel Satlantas Polres Sikka sigap mengatur arus lalulintas di wilayah Desa Nebe, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Senin 11 November 2024.
Jalur darat pulau Flores ini dialihkan melalui jalan pantai utara (Pantura) Napungmali-Mudejebak dan akan keluar di wilayah Lato, Desa Bokang Wolomatang, Kecamatan Titehena begitupun sebaliknya.
Sementara itu, Gunung Lewotobi Laki-laki kembali erupsi disertai gemuruh kuat pada Senin 11 November 2024.
Pantauan dari Desa Nobo, Kecamatan Ile Bura, Kabupaten Flores Timur, NTT, asap tebal membumbung di atas puncak gunung itu.
Beberapa kendaraan yang hendak melintas menuju Kabupaten Sikka pun terpaksa berhenti sementara. Beberapa warga mengabadikan momen tersebut.
Namun ada juga yang tetap nekat melanjutkan perjalanan. Hal ini cukup berisiko sebab beberapa titik merupakan zona merah erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, seperti di Desa Dulipali, Hokeng Jaya, hingga Boru.
Kepala Pos Pengamat Gunung Lewotobi Laki-laki, Heman Yosef Mboro mencatat, gunung itu kembali erupsi pada pukul 15.09 Wita.
Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi sementara ini lebih kurang 4 menit 15 detik.
Tiggi kolom abu teramati lebih kurang 2.500 meter di atas puncak sekitar 4.084 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke barat daya, barat, dan barat laut.
Baca juga: Gerakan Peduli Sesama, Srikandi dan PIKK PLN NTT Serahkan Bantuan bagi Korban Erupsi Gunung Lewotobi
"Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat," kata dia.
Herman mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 7 kilometer dari pusat erupsi, serta sektoral 9 kilometer pada arah barat daya dan barat laut. (*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Pengalihan-arus-di-Sikka.jpg)