Pilkada Lembata

Jimmy Sunur dan Lukas Lipataman Andalkan Skema Pinjaman PT SMI untuk Tingkatkan PAD Lembata 

Calon Wakil Bupati Lembata, Lukas Lipataman menambahkan jika PDAM Kedang dijalankan bisa menambah pemasukan 80 persen untuk PAD.

Penulis: Rosalia Andrela | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
Pasangann calon bupati dan calon wakil bupati nomor urut 1, Paket Lembata Jaya, dr. Jimmy Sunur dan Lukas Lipataman menjawab pertanyaan terkait strategi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lembata. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Rosalia Andrela

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pasangan calon bupati dan calon wakil bupati nomor urut 1, Paket Lembata Jaya, dr. Jimmy Sunur dan Lukas Lipataman menjawab pertanyaan terkait strategi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lembata dengan mengadalkan pinjaman PT SMI.

“Untuk meningkatkan rasio kemandidiran fiskal dengan meningaktkan PAD, Ini hubungan daerah dengan pemerintah pusat, kita tahu PAD kita masih kisaran 42-46 Miliar, kita tingkatakan PAD regional Lembata baru ke pusat,” ujarnya Minggu, 10 November 2024 di Aula Ankara Lewoleba.

Langkah pertama menurut Jimmy, kita menghidupkan perusahaan daerah untuk menjalankan aset daerah yang tidur baik di pariwisata, ekonomi, perikanan, maupun komiditi. 

Langkah berikutnya adalah optimalisasikan pengguanaan pajak dan retribusi tersebut, dengan kemampuan masyarakat yang pengelolaannya dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat dengan memanfaatkan APIP dan juga pengawasan ketat sehingga tidak terjadi KKN.

Ketiga, bagaimana mengoptimalkan hubungan pusat dan daerah melalui lobi.

“Salah satunya adalah bagaimana melobi ke SMI  yakni PT yang bernaung pelunasan utang dana nasional.Kita perpanjang tenornya, supaya tenor yang dibayar semakin lama dan semkin kecil. Kalau utangnya lama dan memang kecil. Fiskal kita naik dan pendapatan daerah kita naik, untuk kesejahteraan lembata yang lebih baik,” jelasnnya.

Baca juga: Debat Pamungkas Pilkada Lembata, Jimmy Sunur dan Lukas Janji Menggalakkan Digital Government 

Calon Wakil Bupati Lembata, Lukas Lipataman menambahkan jika PDAM Kedang dijalankan bisa menambah pemasukan 80 persen untuk PAD.

“Khusus pendapatan dari air bersih PDAM, harus bisa mampu menjalankan itu di Kedang. Kalau itu sudah sampai 80 persen, bisa masuk ke daerah untuk pembanngunan daerah,” imbuhnya. (cr19)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved