Kamis, 16 April 2026

Pilkada Ngada

Ketua KPU Ngada Minta Seluruh Masyarakat Tetap Jaga Persaudaraan 

Tujuan dilaksanakannya debat ini adalah pasangan calon dapat menyampaikan tujuan, visi dan misi serta program kerja pasangan calon kepada seluruh masy

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
Ketua KPU Kabupaten Ngada, Stefania Octaviana Meo 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Michaella Uzurasi 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Ketua KPU Ngada, Stefania Octaviana Meo meminta seluruh masyarakat Kabupaten Ngada untuk tetap menjaga persaudaraan dalam masa pemilihan kepala daerah meskipun berbeda pilihan. 

Hal ini disampaikan Stefania saat memberikan sambutan dalam debat publik kedua yang digelar Selasa, 05/11/2024. 

"Mendasari PKPU nomor 13 tentang kampanye dan keputusan Komisi Pemilihan Umum nomor 1363 tahun 2024 tentang pedoman teknis pelaksanaan kampanye metode kampanye yang difasilitasi oleh KPU Kabupaten/ Kota adalah debat publik atau debat terbuka antar pasangan calon dan hari ini 5 November tahun 2024 adalah debat kedua yang difasilitasi oleh KPU Kabupaten Ngada," kata dia. 

Tujuan dilaksanakannya debat ini adalah pasangan calon dapat menyampaikan tujuan, visi dan misi serta program kerja pasangan calon kepada seluruh masyarakat Ngada. 

Kepada para pasangan calon Stefania menyampaikan agar berdebat dengan santun dan terhormat. Dia juga mengimbau para pasangan calon untuk memanfaatkan momen debat ini dengan baik karena semua visi, misi, program yang disampaikan akan menjadi bahan pertimbangan bagi seluruh masyarakat Ngada untuk menggunakan hak pilihnya tanggal 27 November tahun 2024. 

"Kepada seluruh masyarakat Ngada, jangan lupa gunakan hak pilih anda pada tanggal 27 November tahun 2024 karena suara anda sangat berharga untuk Ngada lima tahun kedepan," ujarnya. 

Stefania mengatakan, tiga panelis debat yang harusnya hadir secara langsung di lokasi tidak bisa menghadiri debat ini karena terkendala cuaca. 

"Panelis kita hari ini tidak dapat hadir bersama kita semua di Bajawa. Kemarin seharusnya sudah berada di Bajawa tapi lagi-lagi terkendala cuaca karena erupsi Gunung Lewotobi sehingga penerbangannya dikatakan sehingga tidak dapat hadir di Bajawa," ungkapnya. 

Ketiga panelis tersebut adalah Dr. Detji Kory Elianor Roosevelt Nuban, S.H.,M.Hum, Dosen Fakultas Hukum Universitas Nusa Cendana Undana Kupang, Dr. Laurensius Petrus Sayrani, S.Sos., MPA, Koordinator Prodi S3 Ilmu Administrasi FISIP Undana dan Boli Tonda Baso, S.Sos., M.Si, dosen Prodi Ilmu Politik FISIP Undana. (uzu)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved