Pilkada Jakarta 2024

Pramono Anung Kini Tebar Janji di Tanah Merah: Kami akan Perpanjang Penerbitan Izin IMB

Pramono Anung, Kandidat Gubernur DKI Jakarta, kini menebar janji ke masyarakat, termasuk yang berdomisili di Kampung Tanah Merah, Kelapa Gading Jakut.

Editor: Frans Krowin
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
TEBAR JANJI – Kandidat Gubernur Jakarta yang diusung PDIP, Pramono Anung kini menebar janji kepada masyarakat, termasuk memperpanjang izin penerbitan  IMB untuk warga Kampung Tanah Merah di Jakarta Utara. 

POS-KUPANG.COM – Pramono Anung, Kandidat Gubernur DKI Jakarta, kini terus menebar janji kepada masyarakat, termasuk yang berdomisili di Kampung Tanah Merah, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Salah satunya, adalah memperpanjang izin penerbitan izin mendirikan bangunan atau IMB bagi warga setempat.

Pramono Anung menebar janji-janji manis itu ketika mendatangi warga Kampung Tanah Merah, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu 30 Oktober 2024. Di tempat itu, mantan Sekretaris Kabinet itu berkomitmen akan memperpanjang penerbitan IMB untuk warga di kawasan itu, Rabu 30 Oktober 2024.

"Saya akan melanjutkan apa yang sudah dilakukan sebelumnya. Bahwa IMB (di Tanah Merah) diperpanjang. Kalau perlu diperkuat, sehingga hak hidup sebagai warga negara di Jakarta, benar-benar dilindungi terutama juga untuk infrastruktur dasar," kata Pramono Anung, sosok yang diusung PDI Perjuangan.

Untuk diketahui, masalah sengketa lahan warga Tanah Merah dengan PT Pertamina, sudah berjalan sejak puluhan tahun lalu hingga melewati proses pengadilan. Persoalan ini pun mendapat perhatian pemerintah di masa-masa sebelumnya.

Saat menjabat Gubernur Jakarta pada 2013 lalu, Joko Widodo memfasilitasi hak kependudukan warga Tanah Merah dengan memberikan KTP dan membentuk RT/RW.

Hal itu dilanjutkan lagi oleh Anies Baswedan memimpin Jakarta. Di masa Anies Baswedan warga Tanah Merah diberikan IMB kawasan yang bersifat sementara. Maksudnya, adalah Pemprov DKI bisa memberikan akses kebutuhan dasar seperti air bersih, penataan drainase, hingga perbaikan jalan.

"Itulah yang membuat masyarakat di Tanah Merah menjadi lebih tenang, dan untuk itu saya akan memperkuat apa yang sudah ada. Karena memang bagi masyarakat di Tanah Merah ini, ada dua sosok tokoh gubernur yang dianggap memberikan kontribusi yang positif," jelas Pramono.

Meski demikian, Pramono mengaku tak bisa menjanjikan penyelesaian sengketa lahan warga Tanah Merah.

Pramono hanya bisa memastikan IMB kawasan yang berlaku sejak 2021 hingga berakhir pada 2024 untuk diperpanjang kembali.

"Memang permasalahan di sini bukan permasalahan yang bisa diselesaikan dalam satu hari. Yang paling penting kita tidak membuka luka lama yang akhirnya malah menjadi masyarakat tidak tenang," ucap Pramono.

Salah seorang warga Tanah Merah bernama Tiyur (35) bersyukur jika pemerintah ke depannya bisa membantu keberlangsung hidup warga yang tinggal di sekitar area Depo Pertamina Plumpang tersebut agar tidak menggusur.

“Ya mintanya tempat tinggal kami jangan digusur,” ucapnya kepada Wartakotalive.com.

Dari pantauan Wartakotalive.com di lokasi, Pramono datang mengenakan kaus krem dan syal khas Betawi, cukin biru.

Kedatangan eks Sekretaris Kabinet itu turut disambut hangat, warga secara bergiliran saling bersalaman dan berswafoto bersama.

Baca juga: Kalau Warga Menangkan Pramono Anung, Ribuan Lowongan Kerja So Pasti Disiapkan 

Baca juga: Pramono Anung Tak Gubris Guyonan Soal Janda Kaya: Politik Itu Riang Gembira

Beberapa warga lain menyesal karena berada pada sisi yang berbeda, sehingga tidak sempat bersalaman dengan politisi PDI Perjuangan itu.

Lagu "Jakarta Menyala" kemudian diputar.

Dengan kompak warga Tanah Merah menyanyikan yel-yel demi menyambut kedatangan Pramono Anung.

"Jakarta! Menyala" kata warga dengan kompak menjawab yel-yel.

Beberapa warga bahkan berjoget sambil menunggu kehadiran Pramono Anung melintas di depannya. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved