Berita Sumba Timur
Nelayan di Sumba Timur NTT Jadi Korban Serangan Ikan Hiu Saat Melaut
Pasca insiden tersebut, rekan-rekan nelayan berusaha menolong korban dan membawanya ke Rumah Sakit Imanuel di Waingapu.
Penulis: Mutiara Christin Melany | Editor: Edi Hayong
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Christin Malehere
POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Ahmad Saleh Ruslin (18) seorang Nelayan asal Kelurahan Kamalaputih, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi NTT menjadi korban serangan ikan hiu saat mencari ikan di Perairan Tanjung Pasir, Puru Kambera, Rabu, 23 Oktober 2024.
Kejadian naas itu bermula korban bersama rekan-rekannya, melakukan pencarian ikan menggunakan pukat cincin di kawasan Puru Kambera, Kecamatan Haharu, Sumba Timur.
Saat rekannya menebarkan pukat berbentuk lingkaran, korban meloncat ke dalam air dan mulai memukul-mukul permukaan laut, memancing ikan keluar dari persembunyian.
Namun di luar dugaan, secara tiba-tiba seekor ikan hiu menyerang tubuh korban dari bagian belakang.
Saat itu, korban berusaha untuk melawan dengan memukul hiu tersebut hingga lepas namun luka robek harus dialami korban.
Pasca insiden tersebut, rekan-rekan nelayan berusaha menolong korban dan membawanya ke Rumah Sakit Imanuel di Waingapu.
Akibat serangan hiu tersebut, Korban mengalami luka sobek di bagian tangan kiri dan belakang. Beruntung, kondisinya kini stabil setelah menjalani perawatan medis.
Baca juga: Polres Sumba Timur Tetapkan Dua Tersangka Kasus Pencurian Lima Ekor Kuda, Empat Masih Buron
Baca juga: Satlantas Polres Sumba Timur Bagi Air Bersih Untuk Warga Mauhau
Kapolres Sumba Timur, AKBP E. Jacky T. Umbu Kaledi yang dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Jumat, 26 Oktober 2024, mengatakan demi mengantisipasi kejadian serupa, pihaknya akan mengambil langkah-langkah pencegahan.
“Upaya pencegahannya, kami imbau masyarakat, khususnya para nelayan, untuk lebih waspada saat beraktivitas di laut." Pinta Jacky.
Disamping itu, Polres Sumba Timur akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk memberikan tanda peringatan di kawasan laut yang berpotensi rawan serangan hiu.
“Kejadian penyerangan hiu diharapkan menjadi perhatian bagi seluruh nelayan agar lebih berhati-hati saat melaut demi keselamatan,” pungkasnya. (zee)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.