Pilgub NTT
Ketua KPU NTT Minta Pasangan Calon Gubernur dan Wagub NTT Debat Secara Terhormat
Ketua KPU NTT, Jemris Fointuna dalam sambutannya meminta kepada para pasangan calon untuk berdebat dengan terhormat
Penulis: Michaella Uzurasi | Editor: Edi Hayong
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Michaella Uzurasi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Komisi Pemilihan Umum atau KPU NTT menggelar debat publik pertama bagi pasangan Calon Gubernur NTT dan Calon Wakil Gubernur NTT, Rabu 23 Oktober 2024.
Ketua KPU NTT, Jemris Fointuna dalam sambutannya meminta kepada para pasangan calon untuk berdebat dengan terhormat.
"Beretorikalah dengan argumentasi, data dan fakta dengan tetap mengedepankan etika dan tata krama. Manfaatkanlah panggung debat ini untuk berbicara dan menyapa masyarakat Nusa Tenggara Timur dengan bahasa rakyat agar apa yang disampaikan dapat dicerna, dipahami, dan tentunya akan menjadi rujukan dalam menentukan pilihan," kata Jemris.
Debat publik atau debat terbuka ini disiarkan secara langsung dengan harapan dapat disaksikan atau didengarkan secara langsung oleh seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur terutama 3.988.372 pemilih yang ada di 22 kabupaten/kota, 315 kecamatan, 3.442 desa dan kelurahan dan tersebar di 9.877 TPS.
"Debat publik atau debat terbuka merupakan salah satu dari tujuh metode kampanye sebagaimana diatur dalam pasal 18 ayat 1 PKPU nomor 13 tentang 2024 tentang kampanye," ujarnya.
Lanjut dia, debat terbuka yang berlangsung saat ini merupakan salah satu metode kampanye yang difasilitasi oleh KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui dana hibah Pilkada tahun 2024 selain penyebaran bahan kampanye dan pemasangan alat peraga kampanye serta kampanye iklan media.
Materi debat publik adalah visi misi dan program pasangan calon dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, menyelesaikan persoalan daerah, menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah kabupaten/kota dan provinsi dengan nasional serta memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia dan kebangsaan.
Baca juga: Ansy-Jane Siap Tarung Debat Perdana
"Pelaksanaan debat publik atau debat terbuka antara Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT malam ini bertujuan untuk menyebarluaskan profil, visi dan misi serta program kerja para pasangan calon kepada masyarakat, memberikan informasi secara menyeluruh kepada masyarakat sebagai salah satu pertimbangan dalam menentukan pilihannya serta menggali, mengelaborasi tema yang telah ditentukan oleh para panelis," ungkapnya.
Jemris menutup sambutannya dengan dua pantun, Gedung Sasando megah dipandang, Menuju ke sana banyaklah tantangan, Siapapun yang akan terpilih, Jangan lupa tepati janji.
Pergi pagi pulangnya pagi, Untuk kampanye merayu hati, Jangan lupa pilihlah dia, Pasangan calon yang selalu dirindu.(uzu)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.