Pilgub NTT
Debat Perdana Pilgub NTT, Pasangan Ansy-Jane Usung Birokrasi Bersih
Fokus dari NTT Bersih dan Melayani adalah menghadirkan reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel
Penulis: Michaella Uzurasi | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Michaella Uzurasi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) nomor urut 1, Yohanis Fransiskus Lema dan Jane Natalia Suryanto mengusung visi NTT Bangkit Melejit, Berdaya Saing dan Berkelanjutan dan misinya adalah mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan inovatif kolaboratif yang berorientasi pelayanan publik yang inklusif, meningkatkan daya saing ekonomi kerakyatan dan ekonomi kreatif untuk mengurangi kemiskinan dan pengangguran.
"Tema debat perdana pada malam hari ini adalah mengenai pelayanan publik. Tema ini sangat penting karena selain melakukan, menjalankan pembangunan dan pemberdayaan rakyat, fungsi utama dari pemerintah adalah melahirkan, menghadirkan pelayanan publik yang prima," kata Ansy.
"Memimpin berarti melayani. Pemimpin sejatinya adalah pelayan. Maka pilkada ini merupakan ajang dan mekanisme demokratis untuk memilih pelayan rakyat. Itu mengapa dalam program pertama Ansy dan Jane dalam lima program NTT menyala kami menempatkan NTT Bersih Melayani sebagai program pertama," tambahnya.
Fokus dari NTT Bersih dan Melayani adalah menghadirkan reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel dan tentu berorientasi melayani.
"Masyarakat NTT, kami hadir untuk menjadi pelayan bagi anda sekalian. Untuk mewujudkan hal ini maka pemimpin harus memimpin proses transformasi birokrasi sehingga kemudian bisa menghadirkan birokrasi yang memenuhi empat spirit dan kualifikasi. Pertama, birokrasi yang bersih dari korupsi, kolusi, nepotisme dan conflict of interest. Birokrasi yang transparan, terbuka dan mudah diakses oleh publik. Birokrasi yang akuntabel, yang selalu rutin dan berkala memberikan laporan hasil kinerja kepada masyarakat sang empunya kedaulatan rakyat Birokrasi yang profesional. Profesionalisme seorang birokrat adalah hadir menjadi pelayan publik," ujar Ansy.
"Saya telah menjalankan semua ini saat menjadi anggota DPR RI. Secara rutin setiap enam bulan sekali saya memberikan laporan kinerja sebagai bukti transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat NTT. Saya juga tidak pernah sekali pun menerima uang yang tidak ada potongan pajaknya. Inilah yang disebut dengan integritas seorang pemimpin dan pejabat publik dan hari ini NTT membutuhkan hal ini," lanjut dia.
Baca juga: Debat Perdana Pilgub NTT, Melki-Johni Tampil dengan Busana Adat
Sementara calon Wakil Gubernur NTT nomor urut 1, Jane Natalia Suryanto mengatakan, berbicara tentang pelayanan publik, latar belakang dia sendiri adalah politisi dengan latar belakang pengusaha.
"Kita harus belajar dengan kultur perusahaan dimana customer itu adalah raja. Perusahaan itu mengikuti apa kata rajanya. Tapi itu belum sepenuhnya diadopsi di birokrasi dimana rakyat itu sebenarnya adalah raja yang sesungguhnya sehingga pemimpin seharusnya menjadi pelayan bagi masyarakatnya. Jadi kita bukan pemimpin yang pamer kesombongan, kita pemimpin yang melayani rakyat. Kalau di korporasi atau perusahaan ada yang namanya Good Corporate Governance, maka untuk birokrasi harus ada Good Government Governance," kata Jane.
"Kata kuncinya adalah keteladanan kepemimpinan. Jika pemimpinnya bersih maka birokrasinya tidak berani tidak bersih dan birokrasi bersih pasti berorientasi menjadi pelayan publik dan melayani secara prima dan berkualitas akan menghadirkan sesuatu yang sangat mahal dalam politik. Apa itu, trust publik dan trust publik ini akan mendapatkan dukungan masyarakat dan juga dunia usaha. Lapangan kerja akan terbentuk. Bapa mama kami hadir untuk memberi diri menjadi pelayan publik bagi rakyat Nusa Tenggara Timur," tambah Ansy. (uzu)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Pasangan-Calon-Gubernur-dan-Wakil-Gubernur-NTT-nomor-urut-1-Ansy-Lema-Jane-Suryanto.jpg)