PDIP Tak Masuk Kabinet Prabowo-Gibran, Jamiluddin Ritonga Bilang Begini
Setelah memastikan bahwa tak satu kader PDIP pun yang masuk dalam kabinet Prabowo – Gibran, Jamiluddin Ritonga angkat bicara. Publik lega, katanya.
POS-KUPANG.COM – Setelah memastikan bahwa tak satu kader PDIP pun yang masuk dalam kabinet Prabowo–Gibran, Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, angkat bicara.
Dikatakannya, tidak masuknya PDIP ke Kabinet Merah Putih yang dipimpin Prabowo Subianto, tentu membuat lega sebagian anak bangsa, terutama yang pro demokrasi.
Sebab, dengan begitu masih ada partai yang mau berada di luar pemerintahan yang akan menjalankan fungsi partai oposisi.
“Meskipun tidak ingin disebut oposisi, namun dengan berada di luar pemerintahan PDIP dapat melaksanakan check and balances,” ucap Jamil, Selasa 22 Oktober 2024.
Melalui check and balances, kata Jamil, diharapkan kekuasaan legislatif, eksekutif, dan yudikatif tetap sederajat.
Dengan begitu, tiga lembaga negara tersebut dapat saling mengawasi satu sama lainnya.
“Pengawasan dalam kesetaraan diperlukan agar pemusatan kekuasaan dapat dicegah. Hal itu diperlukan agar kesewenang-wenangan lembaga negara tertentu dapat diminimalkan,” ungkap dia.
Jamil menyebut kasus Pemerintahan Joko Widodo (eksekutif) yang terlalu dominan tidak boleh terulang lagi.
Eksekutif tidak boleh lagi mendikte legistif sehingga dalam beberapa kasus menjadi lembaga stempel. Yudikatif juga tak boleh lagi dapat didikte agar mengikuti kehendak eksekutif.
“Karena itu, kesediaan PDIP berada di luar pemerintahan diharapkan dapat mencegah pemusatan kekuasaan di eksekutif. Hal ini tentu baik kepada Prabowo, karena peluang tergelincir menyalahgunakan kekuasaan dapat dicegah secara dini,” jelas Jamil.
Menurutnya, Presiden Prabowo seharusnya berterimakasih kepada PDIP yang mau berada di luar kabinetnya.
“PDIP dapat menjadi pengingat bagi Prabowo agar tetap menjalankan pemerintahan sesuai koridor konstitusi dan prinsif-prinsif demokrasi,” imbuhnya.
“Karena itu, sudah seharusnya anak bangsa mengapresiasi PDIP yang siap berada di luar pemerintahan. Dengan begitu, PDIP sudah membantu bangsa dan negara ini untuk tetap di jalur demokrasi sebagaimana amanah konstitusi dan reformasi,” tutup dia.
PDIP Tak Masuk Kabinet
Sebelumnya diberitakan, Ketua DPP PDI Perjuangan atau PDIP Puan Maharani memastikan, tak ada kader partai berlambang kepala banteng moncong putih yang masuk dalam kabinet Presiden-Wakil Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
"Karena tidak ada kader PDI Perjuangan yang masuk kabinet. Bekerja sama dan saling mendukung itu tidak perlu atau tidak harus dalam kabinet," kata Puan di gedung DPR, Jakarta, Minggu 20 Oktober 2024.
Puan mengatakan, mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan adalah seorang profesional dan bukan kader PDIP.
"Pak Budi Gunawan masuk dalam profesional," kata Puan.
Namun, ia menyatakan, kalau Fraksi PDIP di DPR akan mendukung berjalannya program pemerintahan Prabowo-Gibran.
"Kami akan mendukung pemerintahan Pak Prabowo di parlemen, namun tidak menempatkan kader di kabinet," ujarnya.
Menurut dia, dalam membangun bangsa Indonesia itu dibutuhkan sinergitas antar legislatif eksekutif.
"Walaupun kami juga akan terus mendukung pemerintahan Pak Prabowo, untuk membangun Indonesia," ujarnya.
Baca juga: Usai Dilantik Jadi Menteri HAM, Natalius Pigai Minta Dana Rp 20 Triliun
Daftar 56 Wakil Menteri Kabinet Merah Putih
Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan nama-nama wakil menteri yang akan mengisi susunan kabinetnya untuk pemerintahan periode 2024-2029.
Presiden Prabowo didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat mengumumkan nama-nama menterinya tersebut.
"Sebagaimana telah saya umumkan bahwa setelah saya dilantik pada tanggal 20 Oktober 2024, malam harinya saya akan umumkan kabinet pemerintah RI periode 2024-2029," ujar Prabowo.
Prabowo menjelaskan, nama Kabinet Merah Putih tersebut sudah kesepakatan dengan Ketua Umum Partai Politik pendukung Koalisi Indonesia Maju.
"Dengan kesepakatan para ketua umum koalisi kami, kami beri nama kabinet ini Kabinet Merah Putih. Dan saya ingin umumkan susunan kabinet merah putih periode tahun 2024-2029," katanya.
Sebelumnya Prabowo lebih dulu mengumumkan nama-nama 53 menteri dan kepala lembaga di Kabinet Merah Putih.
Setelahnya Prabowo kemudian mengumumkan nama wakil menteri dalam Kabinet Merah Putih.
Berikut daftar Wakil Menteri Kabinet Merah Putih:
1. Lodewijk F Paulus, Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan
2. Otto Hasibuan, Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan
3. Bambang Eko Suharyanto, Wakil Menteri Sekretaris Negara
4. Juri Ardiantoro, Wakil Menteri Sekretaris Negara
5. Bima Arya Sugiarto, Wakil Menteri Dalam Negeri
6. Ribka Haluk, Wakil Menteri Dalam Negeri
7. Muhammad Anis Matta, Wakil Menteri Luar Negeri
8. Arrmanatha Christiawan Nasir, Wakil Menteri Luar Negeri
9. Arif Havas Oegroseno, Wakil Menteri Luar Negeri
10. Donny Ermawan Taufanto, Wakil Menteri Pertahanan
11. Aji R Muhammad Syafii, Wakil Menteri Agama
12. Edward Omar Sharif Hiariej, Wakil Menteri Hukum
13. Mugiyanto, Wakil Menteri Hak Asasi Manusia
14. Silmy Karim, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan
15. Thomas Djiwandono, Wakil Menteri Keuangan
16. Suahasil Nazara, Wakil Menteri Keuangan
17. Anggito Abimanyu, Wakil Menteri Keuangan
18. Fajar Riza Ulhaq, Wakil Menteri Pendidikan
19. Atip Latipulhayat, Wakil Menteri Pendidikan
20. Fauzan, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
21. Stella Christie, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
22. Giring Ganesha, Wakil Menteri Kebudayaan
23. Dante Saksono Harbuwono, Wakil Menteri Kesehatan
24. Agus Jabo Priyono, Wakil Menteri Sosial
25. Immanuel Ebenezer, Wakil Menteri Ketenagakerjaan
26. Christina Aryani, Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran
27. Dzulfikar Ahmad Tawalla, Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran
28. Faisol Riza, Wakil Menteri Perindustrian
29. Dyah Roro Esti, Wakil Menteri Perdagangan
30. Yuliot, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
31. Diana Kusumastuti, Wakil Menteri Pekerjaan Umum
32. Fahri Hamzah, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman
33. Ahmad Riza Patria, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal
34. Viva Yoga Mauladi, Wakil Menteri Transmigrasi
35. Suntana, Wakil Menteri Perhubungan
36. Angga Raka Prabowo, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital
37. Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital
38. Sudaryono, Wakil Menteri Pertanian
39. Sulaiman Umar, Wakil Menteri Kehutanan
40. Laksamana Madya TNI (Purn) Didit Herdiawan, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan
41. Ossy Dermawan, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang
42. Febrian Alfianto Rudia, Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional
43. Purwadi Arianto, Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara
44. Kartika Wirjo Atmojo, Wakil Menteri BUMN
45. Aminuddin Maruf, Wakil Menteri BUMN
46. Donny Oskaria, Wakil Menteri BUMN
47. Ratu Ayu Isyana Bagus Oka, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Negara
48. Diaz Faisal Malik Hendropriyono, Wakil Menteri Lingkungan Hidup
49. Todo Tua Pasaribu, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi
50. Ferry Joko Juliantono, Wakil Menteri Koperasi
51. Helvi Yuni Moraza, Wakil Menteri UMKM
52. Ni Luh Ermawati, Wakil Menteri Pariwisata
53. Irene Umar, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif
54. Veronica Tan, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan
55. Taufik Hidayat, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga
56. M Qodari, Wakil Kepala Staf Kepresidenan. (*)
Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS
kabinet Prabowo–Gibran
Jamiluddin Ritonga
Kabinet Merah Putih
Prabowo Subianto
Pemerintahan Joko Widodo
Opini: Tantangan Kepemimpinan yang Melayani |
![]() |
---|
Sudaryono, Anak Petani Desa yang Terima Bintang Kehormatan dari Istana Negara |
![]() |
---|
Mentan Amran Terima Anugerah Bintang Mahaputra Adipurna dari Presiden Prabowo |
![]() |
---|
100 Sekolah Rakyat Sudah Beroperasi, Presiden Prabowo Sebut Prestasi Luar Biasa |
![]() |
---|
Opini: Godaan Politik Kekuasaan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.