Pilkada Sumba Barat

Pilkada Sumba Barat, Paket JET: Lantik Camat Lamboya, Pengangkatan TKD & PPPK Sesuai Koridor Hukum

kebijakan yang diambil sesuai arahan dan petunjuk langsung pemerintah pusat. Dan jumlah pengangkatan tenaga kontrak daerah

Penulis: Petrus Piter | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG/PETRUS PITER
Tim pemenangan paket JET menggelar jumpa pers di kediaman  calon bupati petahana Sumba Barat, Yohanis Dade, S.H, Kamis 17 Oktober 2024.  Dari kiri Edu Gana, Reku Deta, Lukas Lebu Gallu  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM, WAIKABUBAK - Ketua tim pemenangan pasangan calon bupati dan wakil Bupati Sumba Barat periode 2024-2029, Yohanis Dade, S.H-Timotius Tede Ragga, S.Sos atau lebih familiar paket JET,  Bapa Reku Deta menyatakan memahami benar posisi calon Bupati Yohanis Dade, S.H yang juga adalah calon incumbent menjadi sasaran empuk bidikan lawan-lawan politiknya.

Bapa Reku Deta menegaskan hal itu, Kamis 17 Oktober 2024. Bapa Reku Deta didampingi anggota  tim pemenangan paket JET, Edu Gana dan Lukas Lebu Gallu, S.H.

Dengan menyimak berbagai informasi berkembang di media sosial terutama selama masa kampanye ini maka tim pemenangan paket JET memandang penting untuk  meluruskan atau mengklierkan beberapa informasi yang dipandang membias mengarah merugikan paket JET. Bila keadaan itu dibiarkan terus berkembang, seakan-akan orang menganggap hal itu benar.

Karena itu, melalui acara jumpa pers ini, tim pemenangan paket JET menyatakan perlu meluruskan atau mengklarifikasi sekaligus menegaskan bahwa proses pengangkatan Camat Lamboya, pengangkatan tenaga kontrak daerah dan perekrutan tenaga PPPK serta beberapa informasi lainnya, semuanya berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku.

Sebagai calon pemimpin Sumba Barat ke depan, tim pemenangan paket JET, berharap semestinya memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang sesuatu yang benar sehingga masyarakat mendapatkan gambaran penjelasan yang benar pula.

"Jangan hanya demi kepentingan pribadi, lalu kita mengorbankan orang lain. Marilah kita berkampanye dan bermedia sosial yang santun, menjunjung tinggi etika dan rasa tanggungjawab bersama anak bangsa ini memelihara bersama persatuan dan kesatuan, kedamaian daerah ini agar senantiasa kondusif dan pemilukada berjalan sukses," ujar Ketua Tim Pemenangan paket JET, Reku Deta didampingi anggota tim pemenangan paket JET lainnya Edu Gana dan Lukas Lebu Gallu juga hadir langsung
pasangan calon bupati dan wakil bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, S.H-Timotius Tede Ragga, S.Sos ketika menggelar jumpa pers di kediaman calon bupati Yohanis Dade, S.H  di Kelurahan Pada Eweta, Kecamatan Kota Waikabubak, Sumba Barat, Kamis 17 Oktober 2024.

Lebih lanjut, anggota tim pemenangan paket JET, Edu Gana menjelaskan, keputusan pelantikan camat Lamboya adalah sebuah keputusan profesional yang dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Tidak ada hubungannya dengan kakak kandungnya sebagai seorang penegak hukum di Sumba Barat.  Proses pelantikan camat Lamboya sesuai hasil keputusan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) dan bukan berdasarkan keinginan Bupati Yohanis Dade, S.H.

Selanjutmya terkait pengangkatan tenaga kontrak daerah (TKD)  pada masa kepemimpinan Bupati dan Wakl Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, S.H-John Lado Bora Kabba, S.Pd sudah sesuai ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku. Sedangkan terkait pengurangan tenaga kontrak daerah, demikian Edu Gana, adalah kebijakan yang diambil sesuai arahan dan petunjuk langsung pemerintah pusat. Dan jumlah pengangkatan tenaga kontrak daerah harus sesuai kemampuan keuangan daerah.

Sementara itu berkaitan dengan perekrutan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dimana merupakan kewenangan pemerintah pusat sehingga tidak dapat diintervensi pemerintah daerah.

Ia menambahkan proses perekrutan temaga PPPK sesuai ketentuan undang-undang nomor 20 tahun 2024 tentang aparatur sipil negara (ASN) dan secara teknis pelaksanaan turunannya berdasarkan peraturan pemerintah dalam hal ini Kememterian PAN-RB dimana secara jelas mengatur proses perekrutan dan pengangkatan tenaga PPPK. Hlal itu menunjukan pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk menentukan pengangkatan PPPK. Semua itu kewenangan pemerintah pusat.

Mencermati situasi yang terjadi selama masa kampanya ini maka tim pemenangan  paket JET mengajak tiga  pasangan calon bupati dan wakil bupati Sumba Barat dalam hal berkampanye  mengedepankan gagasan, ide dan program kerja sehingga masyarakat mendapatkan suguhan pilihan yang rasional  dan bukan pada pilihan emosional dan sentimentil.

Tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati Sumba Barat periode 2024-2029 yang bertarung saat ini adalah putra-putra terbaik Sumba Barat yang siap memimpin Sumba Barat 5 tahun ke depan.

Karena itu, paket JET mengajak paslon, para pendukung dan seluruh masyarakat Sumba Barat, mari kita berkampanye secara santun, menjaga etika, menjual gagasan, ide dan program untuk memberikan pencerahan sehingga masyarakat  dapat menentukan pilihan yang tepat, pemimpin Sumba Barat 5 tahun ke depan, tanggal 27 Nopember 2024.(*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved