Senin, 27 April 2026

Berita Sabu Raijua

BPBD Sabu Raijua Gandeng 31 Mitra Salurkan Air Bersih

Keterbatasan armada ini mendorong BPBD Sabu Raijua menggandeng 31 mitra usaha mobil tangki air untuk menangani kekeringan di Sabu Raijua tahun ini.

Penulis: Agustina Yulian Tasino Dhema | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/ASTI DHEMA
Kepala BPBD Kabupaten Sabu Raijua, Javid Ndu Ufi  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Asti Dhema

POS-KUPANG.COM, SEBA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sabu Raijua menggandeng 31 mitra pengusaha air tengki untuk menyalurkan air bersih di Kabupaten Sabu Raijua.

BPBD Sabu Raijua memiliki lima (5) mobil tangki untuk operasional saat ini baik menanggulangi kebakaran maupun kekeringan dalam hal ini pendistribusian air bersih kepada masyarakat Sabu Raijua.

Keterbatasan armada ini mendorong BPBD Sabu Raijua menggandeng 31 mitra usaha mobil tangki air untuk menangani kekeringan di Sabu Raijua tahun ini.

Kepala BPBD Sabu Raijua, Javid mengatakan, pada tahun ini BPBD Sabu Raijua menyediakan 731 tangki untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Sabu Raijua selama musim kemarau. 731 ini juga sudah mulai tersalurkan bersama 31 mitra ini.

Kemudian selama penyaluran air bersih ini, BPBD Sabu Raijua juga membuka posko penanganan kekeringan sehingga masyarakat yang membutuhkan air bersih bisa langsung menghubungi pihak BPBD Sabu Raijua melalui nomer kontak tersedia atau group chat yang sudah ada agar bisa terkoordinasi dengan baik.

Tidak hanya menggandeng mitra untuk menyalurkan air bersih kepada masyarakat, BPBD Sabu Raijua juga akan membuat sumur bor dalam waktu dekat. Kemudian BPBD Sabu Raijua juga akan mengupayakan sumur bor di desa Matei-Kecamatan Sabu Tengah, di desa Nada Wawi-Sabu Barat dan di desa Raerobo- Kecamatan Sabu Liae.

Ada pun anggaran kerja sama dengan pihak ketiga ini sebesar Rp626.550.000. sedangkan anggaran untuk pembuatan sumur bor di tiga titik yang sudah diusulkan sebesar Rp1.500.000.000.

Baca juga: KONI Sabu Raijua Siapkan Tip Rp25 Juta Bagi Atlet PON XXI Aceh-Sumut 2024

"Anggarannya sementara di proses. Di Raijua sementara pelayanan karena tangki BPBD tidak menjangkau Raijua sehingga memanfaatkan mitra swasta ini. Untuk lima kecamatan di Sabu besar ini kami sudah mulai dengan pihak ketiga lakukan distribusi air. Satu desa hanya 33-34 tangki air menjelang puncak kekeringan," jelasnya pada Selasa, 8 Oktober 2024.

Ia juga mengatakan, pihaknya telah mengingatkan melalui surat untuk mengkampanyekan hemat air dengan menggunakan air secara bijak di Sabu Raijua. (dhe)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved