Undana Kupang
Tingkatkan Mutu, Prodi Sejarah FKIP Undana Jalani Asesmen Akreditasi
tim di Prodi Pendidikan Sejarah, termasuk para dosen dan operator yang bekerja sama dalam menyiapkan dokumen akreditasi.
Penulis: Rosalia Andrela | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Rosalia Andrela
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Program Studi (Prodi) Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Nusa Cendana (Undana), baru saja menyelesaikan proses asesmen lapangan akreditasi.
Asesmen ini dilakukan oleh tim Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (Lamdik) pada tanggal 4 - 5 Oktober 2024. Kunjungan tim asesor ini menjadi momen penting dalam peningkatan mutu pendidikan.
Dekan FKIP Undana, Dr. Malkisedek Taneo, M.Si, menekankan pentingnya akreditasi sebagai langkah untuk memastikan mutu layanan pendidikan tinggi.
“Penyelenggaraan pendidikan tinggi harus ada kepastian mutu, dan akreditasi adalah instrumen penting untuk menjamin bahwa proses pendidikan di prodi berjalan sesuai dengan standar yang diharapkan oleh pemerintah,” ujarnya Senin, 7 Oktober 2024.
Baca juga: DWP Undana Kupang Gelar Puncak Perayaan HAN 2024 dengan Lomba dan Kampanye Kesehatan Mental
Dia juga menjelaskan bahwa sejak awal tahun 2024, Prodi Pendidikan Sejarah telah mempersiapkan berbagai dokumen akreditasi yang mencakup sembilan kriteria utama yang ditetapkan oleh Lamdik.
“Setelah dokumen-dokumen ini dipersiapkan dengan baik, kami mengirimkannya ke Lamdik untuk evaluasi lebih lanjut. Sekarang, kami menunggu hasil asesmen lapangan ini dengan penuh kesiapan menerima apapun hasilnya,” sebutnya.
Malkisedek juga mengapresiasi kerja keras seluruh tim di Prodi Pendidikan Sejarah, termasuk para dosen dan operator yang bekerja sama dalam menyiapkan dokumen akreditasi.
“Sinergitas di prodi ini sangat luar biasa. Komitmen untuk mempersiapkan dan mengklasifikasi dokumen-dokumen akreditasi sangat baik. Ini menunjukkan kerja sama yang kuat di antara semua pihak,” kata Malkisedek.
Selesainya asesmen lapangan ini, FKIP Undana kini tinggal menunggu hasil resmi dari Lamdik. Meskipun hasil akhir belum keluar, optimisme tetap tinggi di antara seluruh civitas akademika FKIP Undana.
“Kami berharap semangat kebersamaan dan kerja keras yang telah ditunjukkan selama proses akreditasi ini bisa terus dipertahankan agar Prodi Pendidikan Sejarah semakin produktif dan berkualitas di masa mendatang,” jelas Malkisedek Taneo.
Dirinya mengaku, asesmen lapangan oleh Lamdik ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan di FKIP Undana, khususnya Prodi Pendidikan Sejarah, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada mahasiswa, dosen, dan masyarakat luas.
Sementara itu, Prof. Dr. Agus Mulyana, M.Hum, salah satu asesor Lamdik, memberikan penilaian positif terhadap Prodi Pendidikan Sejarah FKIP Undana. Menurutnya, prodi ini memiliki potensi besar untuk berkembang lebih maju.
“Kami melihat Prodi Pendidikan Sejarah di FKIP Undana memiliki potensi besar, didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai, sumber daya manusia yang berkualitas, serta kebijakan yang mendukung. Semua ini menjadi fondasi kuat bagi prodi untuk terus berkembang,” kata Prof. Agus usai asesmen.
Dia juga menambahkan dari segi standar pendidikan, prodi sudah memenuhi dan bahkan melebihi berbagai standar yang ditetapkan oleh Lamdik.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.