Joni Pemanjat Tiang Bendera, Lolos di TNI AD Usai Tagih Janji Presiden Jokowi
Joni demikian Yohanes Ande Kala biasa disapa akhirnya lolos dalam seleksi penerimaan bintara TNI AD usai nekat tagih janji langsung ke Presiden Jokowi
POS-KUPANG.COM – Ada hal yang tak enak didengar untuk kabar yang satu ini. Bahwa Joni, demikian Yohanes Ande Kala biasa disapa, akhirnya lolos dalam seleksi penerimaan bintara TNI AD, setelah si pemanjat tiang bendera pada 17 Agustus 2024 itu menagih janji Presiden Jokowi.
Joni menagih janji Presiden Jokowi, karena ketika ia memanjat tiang bendera untuk mengambil tali yang putus di puncak tiang bendera itu, Presiden Jokowi berjanji akan memberikan perhatian khusus kalau saat mengikuti tes masuk TNI.
Sementara saat mengikuti seleksi Joni dinyatakan tak lulus karena factor tertentu. Dan, ketika Joni memberanikan diri menagih janji langsung Presiden Jokowi dan viral di media sosial, Joni akhirnya dinyatakan lolos dalam seleksi penerimaan Bintara TNI AD.
Bahwa setelah video menagih janji ke Presiden Jokowi itu viral di media sosial, Yohanes Ande Kala atau Joni akhirnya dinyatakan lolos seleksi calon bintara TNI Angkatan Darat.
Sebelumnya Joni sempat gagal seleksi TNI karena tinggi badannya hanya 155,8 cm. Sementara syarat masuk TNI adalah tinggi badang 163 Cm.
Padahal Joni bocah pemanjat tiang bendera di Nusa Tenggara Timur (NTT) ini sempat dijanjikan Presiden Joko Widodo untuk diterima menjadi anggota TNI.
Gagal masuk TNI, kemudian Joni membuat video menagih janji kepada orang nomor 1 RI tersebut.
Joni menagih janji Jokowi yang ingin Joni masuk TNI saat dewasa kelak.
Video Joni pun viral di media sosial. Joni pun diberi kesempatan kedua mengikuti seleksi berkat aksi heroiknya saat Upacara Peringatan HUT ke-73 RI pada tahun 2018 silam.
Hingga akhirnya Kapuspen TNI Mayjen Hariyanto seperti dimuat Tribunnews.com Kamis (26/9/2024) menjamin pemuda NTT tersebut dinyatakan lulus seleksi Secaba (Sekolah Calon Bintara).
"Benar atas nama Yohanes Ande Kala (Joni), sudah dinyatakan lulus seleksi Secaba (Sekolah Calon Bintara)," kata Hariyanto.
Hariyanto mengatakan, nantinya Joni bakal mengikuti pendidikan sebelum dilantik menjadi prajurit TNI di Rindam IX/Udayana.
Kilas Balik Kisah Joni
Joni, sempat terkenal sebagai bocah pemanjat tiang bendera pada saat upacara HUT ke-73 RI di Pantai Motaain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Joni diketahui tamat di SMA Negeri 1 Atambua tahun 2024.
Usai lulus SMA, Joni langsung mengikuti tes masuk Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD).
Bocah Pemanjat Tiang Bendera Asal NTT Jadi Bintara TNI AD |
![]() |
---|
Jokowi Hingga Bobby Nasution Dilarang Gunakan Simbol PDIP, Begini Kata Komarudin Watubun |
![]() |
---|
Jokowi Dipecat PDIP, Pengamat Sebut Hal itu Luar Biasa |
![]() |
---|
Demi Kemanusiaan, Presiden Prabowo Beri Amnesti ke Ribuan Napi, Begini Kata Natalius Pigai |
![]() |
---|
Mahfud MD Beri Saran Soal Capim KPK: Presiden Prabowo Bisa Ganti Nama Capim Tanpa Langgar Aturan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.