Sabtu, 6 Juni 2026

Angin Kencang

Hujan Lebat dan Angin Kencang Melanda Magetan Jawa Timur, 86 Rumah Rusak

Kondisi terkini menunjukkan bahwa rumah-rumah yang mengalami kerusakan sedang dalam proses perbaikan. Situasi di lapangan dilaporkan kondusif.

Tayang:
Editor: Agustinus Sape
BPBD KABUPATEN MAGETAN
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Magetan melakukan pendataan kerusakan rumah warga akibat cuaca ekstrem dan pembersihan dahan pohon yang menimpa rumah di Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA – Hujan deras yang disertai angin kencang melanda Kabupaten Magetan, Jawa Timur, pada Rabu (25/9), pukul 16.00 WIB hingga 19.00 WIB. Fenomena cuaca ekstrem ini berdampak pada dua desa di Kecamatan Karangrejo, yaitu Desa Manisrejo dan Desa Karangrejo.

Berdasarkan data yang diterima BNPB, sebanyak 86 kepala keluarga (KK) terdampak akibat cuaca buruk tersebut. Selain itu, sejumlah fasilitas mengalami kerusakan, antara lain satu unit fasilitas pendidikan rusak ringan (RR), dua unit fasilitas kesehatan rusak ringan, dan satu unit pertokoan rusak ringan. Sebanyak 86 unit rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan sedang (RS), serta dua fasilitas umum turut terdampak.

Kondisi terkini menunjukkan bahwa rumah-rumah yang mengalami kerusakan sedang dalam proses perbaikan. Situasi di lapangan dilaporkan kondusif.

BPBD Kabupaten Magetan yang tengah melakukan pendataan kerusakan rumah dan pembersihan dahan pohon yang menimpa rumah bersama pihak terkait, termasuk TNI, Polri, Dinas PUPR, Dinas Sosial, serta relawan.

Masyarakat dan pihak terkait telah berkolaborasi dalam upaya pemulihan di wilayah terdampak, dengan proses pembersihan dan perbaikan rumah terus berlangsung. PLN dan perangkat kecamatan juga turut membantu mempercepat pemulihan kondisi di lapangan.

Baca juga: Hujan Disertai Angin Kencang di Kabupaten Penajam Paser Utara Kalimantan Timur, Satu Desa Terdampak

BNPB mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap cuaca ekstrem, terutama di musim peralihan. Pantau terus informasi dari instansi terkait dan segera laporkan kondisi darurat atau kerusakan kepada pihak berwenang. Hindari membangun di area rawan bencana seperti tepi sungai atau lereng rawan longsor, dan pastikan lingkungan sekitar aman dari potensi bahaya.

Demikian siaran pers BNPB yang dibagikan Abdul Muhari, Ph.D., Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB.

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved