Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Selasa 24 September 2024 ,“Mereka Tidak Dapat Mencapai Dia”
kuat kuasa Tuhan yang dapat mengalir ke mana saja yang dikehendakinya dan yang dapat menguji hati manusia.
Oleh: Bruder Pio Hayon, SVD
POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik Selasa 24 September 2024 ,“Mereka Tidak Dapat Mencapai Dia”
Hari Selasa Biasa Pekan XXV
Bacaan I: Ams. 21: 1-6.10-13
Injil : Lukas 8: 19-21
Saudari/a yang terkasih dalam Kristus
Salam damai sejahtera untuk kita semua. Ada banyak cara orang berusaha untuk menemukan Tuhan dalam doa. Namun yang terjadi usaya untuk mencapai dan menemukan Tuhan itu sangat sulit bahkan doa sampai sekian lama dan bahkan ribuan kali tapi terasa biasa dan tak ada perubahan apa-apa. Masih tetap hidup dalam ketidakpastian selalu bahkan sampai mempersalahkan Tuhan.
Saudari/a yang terkasih dalam Kristus
Kita kembali lagi di hari kedua pekan biasa ke XXV dalam liturgi gereja. Hari ini, bacaan yang akan kita renungkan adalah tentang usaha kita untuk menjadi pelaku firman dalam hidup. Dalam bacaan pertama, kitab Amsal memberi tekanan pada kuat kuasa Tuhan yang dapat mengalir ke mana saja yang dikehendakinya dan yang dapat menguji hati manusia.
Bagi siapa saja yang melakukan kebenaran dan keadilan dalam hidupnya, dialah yang akan berkenan di hadapan Allah. Bagi yang melakukan kejahatan dia aka dihukum dan orang yang tidak memperhatikan jeritan orang lemah, suaranya dalam doa-doanya tidak akan didenganrkan Tuhan ketika mereka berseru-seru kepada Tuhan. Dan selaras dengan hal itu, Yesus dalam injilNya hari ini mengajarkan kepada kita bahwa orang yang disebut saudara atau saudari atau ibuKu adalah mereka yang mendengar dan melaksanakan Sabda Allah.
Ungkapan Yesus ini dimulai dari kisah Yesus yang sedang mengajar dan datanglah saudara-saudara Yesus hendak bertemu dengan Dia. Namun mereka tidak dapat mencapai Dia karena orang banyak. Maka mereka berkata kepada Yesus : “Ibu dan saudara-saudaraMu ada di luar dan ingin bertemu dengan Dikau.” Tetapi Yesus menjawab : “Ibu dan saudara-saudaraKu ialah mereka yang mendengarkan Sabda Allah dan melaksanakannya.”
Bagi Yesus, keluarga yang dimaksudkannya adalah satu keluarga jemaat atau umat Tuhan yang masuk dalam kriteria yang melaksanakan ibadah Sabda dalam perjumpaan iman mereka yang diungkapkan dalam mendengarkan firman Tuhan dan yang terlebih lagi Firman Tuhan itu dilaksanakan dalam hidup mereka.
Maka sebenarnya Yesus tidak bermaksud untuk menolak ibu dan saudara-saudaraNya tetapi ketika menjawab demikian, Yesus sendiri merujuk langsung kepada ibu dan saudara-saudaraNya yang telah berbuat demikian dan yang telah masuk dalam satu keluarga umat beriman yang selalu berhimpun bersama untuk mendengarkanNya dan melaksanakan apa yang difirmankanNya termasuk semua yang saat itu sedang mendengarkan Dia dan yang akan melaksanakan FirmanNya. Dan pada hari ini, fokus kita ada pada usaha ibu dan saudara -saudara Yesus yang hendak menjumpaiNya tetapi tidak dapat mencapaiNya karena terlalu banyak orang yang sedang mendengarkan pengajaranNya.
Kita beranggapan bahwa Yesus sedang mengajar di dalam rumah ibadah dan banyak orang yang datang dan memenuhi rumah ibadah itu sedemikian rupa sampai orang yang datang kemudian tak akan bisa masuk sampai ke dalam karena terlalu banyak orang yang memenuhi ruangan itu. Maka ibu dan saudara-saudaraNya yang dikenal oleh orang-orang itu lalu mau menyampaikan situasi itu kepada Yesus. Keadaan atau situasi orang-orang yang datang begitu banyak ini memberikan gambaran bahwa orang-orang ini benar-benar mau mendengarkan pengajaran Yesus.
Namun juga pada saat yang sama, semua orang yang ada itu, juga adalah orang-orang yang ego yang bisa menjadi penghalang bagi orang-orang lain yang mau berjumpa dengan Yesus Tuhan. Ada banyak hal yang memang membuat kita tak mampu mencapai Yesus saat kita berdoa atau mau mengalami pengalaman iman dengan Tuhan.
Kita sudah mencoba berulang-ulang kali untuk bisa mencapai Tuhan dalam satu pengalaman iman. Tapi tidak pernah jadi juga untuk bisa mencapai Yesus. Maka jawabannya bisa kita temukan dalam injil hari ini. Masih ada begitu banyak orang yang ada di sekitar kita juga yang bisa menjadi penghalang tapi juga dalam hati kita juga masih begitu banyak ‘orang’ yang ada di kepala dan hati kita dan merekan menjadi penghalang kita yang utama untuk bisa mencapai Yesus, maka kosongkan dulu semua itu supaya kita bisa lebih gampang untuk berjumpa dengan Yesus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Pio-Hayon-Bruder_05.jpg)