Senin, 27 April 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Jumat 20 September 2024, Ambil Bagian dalam Karya Yesus

Perempuan-perempuan lain itu melayani rombongan Yesus dengan sukacita dan tulus. Bahkan kekayaan yakni uang dan harta mereka

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/HO-DOK
Pastor John Lewar, SVD menyampaikan Renungan Harian Katolik Jumat 20 September 2024, Ambil Bagian dalam Karya Yesus 

Oleh: Pastor John Lewar,SVD

POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik Jumat 20 September 2024,  Ambil Bagian dalam Karya Yesus

Biara Soverdi St. Yosef Freinademetz STM Nenuk Atambua Timor

Perayaan Wajib St. Andreas Kim, Imam dan Paulus Chang

1Korintus 15:12-20; Mazmur 17:1.6-7.8b.15

Injil: Lukas 8:1-3

Meditatio:
Dalam karya pelayanan Gereja, kaum perempuan rasa-rasanya lebih banyak terlihat daripada kaum laki-laki. Kehadiran kaum perempuan dapat kita lihat di kelompok paduan suara, petugas liturgi, bahkan di kalangan umat sendiri.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Selasa 17 September 2024, Kita Adalah Tubuh Kristus

 Peran aktif ini ternyata sudah terjadi pada zaman Yesus. Tugas serta pelayanan Yesus dan para murid disokong oleh kaum perempuan. Itulah yang kita dengar dalam bacaan Injil hari ini.

Penginjil Lukas (8: 1-3) berbicara tentang perempuan-perempuan yang melayani Yesus. Selain kedua belas murid Yesus, ada juga perempuanperempuan yang ikut serta dalam rombongan itu. Mereka adalah beberapa orang perempuan yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat atau berbagai penyakit, yaitu Maria yang disebut Magdalena, yang telah dibebaskan dari tujuh roh jahat;Yohana isteri Khuza bendahara Herodes; Susana, dan banyak perempuan lain.

Perempuan-perempuan lain itu melayani rombongan Yesus dengan sukacita dan tulus. Bahkan kekayaan yakni uang dan harta mereka pun disumbangkan untuk mendukung karya-karya Yesus di dunia ini. Kecakapan, keahlian, dan talenta mereka dikerahkan untuk membantu orang-orang yang dilayani Yesus.

Demikianlah mereka ambil bagian dalam pewartaan Kerajaan Allah. Mereka melakukan itu semua dengan sukarela dan hati yang gembira. Mereka mengambil bagian dalam pelayanan karena sudah mengalami sendiri kasih dan keselamatan dari Yesus. Mereka sekaligus adalah saksi dari kuasa Yesus sebagai Mesias.

Apa yang kita pelajari dari perempuan-perempuan itu?

Pertama, mereka meninggalkan keluarga dan rumah tangga mereka, lalu mengikut dan melayani Tuhan. Meninggalkan keluarga, suami dan anak cucu dan rumah tangga bukanlah hal yang mudah. Karena pada umumnya, para perempuan memiliki peran yang istimewa, khusus, penting dan sangat diperlukan dalam menjaga keutuhan keluarga dan rumah tangga yang penuh sukacita, bahagia dan damai sejahtera.

Kedua, mereka menggunakan harta kekayaan mereka untuk mendukung pelayanan pengabaran Injil Tuhan. Sudah tentu, menggunakan harta kekayaan dalam pelayanan seperti yang dilakukan oleh para perempuan itu juga tidak gampang. Banyak orang, termasuk perempuan-perempuan yang kaya raya, yang tidak mau berbagi kekayaan untuk pelayanan Firman Tuhan pada zaman itu. Tetapi, para perempuan yang mengikut dan melayani Tuhan Yesus dengan tulus dan ikhlas sudah melakukannya dengan baik, lebih baik dan terbaik.

Ketiga, dengan iman yang teguh, perempuan-perempuan itu mengikut dan melayani Tuhan Yesus dan para murid-Nya untuk memberitakan Injil Tuhan dari kota yang satu ke kota yang lain, dan dari desa yang satu ke desa yang lain.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved