Senin, 27 April 2026

Opini

Iman Motivasi Terbesar untuk Mencegah Perubahan Iklim

Perubahan iklim telah dan akan terus meningkatkan penyakit, kelaparan, dan pengungsian di seluruh dunia, dan merupakan tugas kita membantu.

Editor: Agustinus Sape
ASSOCIATED PRESS/THOMAS PEIPERT
Kabut menggantung di udara di atas pusat kota Denver, Rabu, 24 Juli 2024. Kebakaran yang terjadi di California, Oregon, Arizona, Washington dan negara bagian Barat lainnya, serta Kanada, telah memenuhi langit di wilayah AS Barat dengan asap dan kabut. , memaksa beberapa daerah yang terkena dampak untuk mengumumkan peringatan atau peringatan kualitas udara. 

Kenyataannya adalah harapan kita untuk mencegah dampak terburuk telah memudar dan mungkin akan segera hilang.

Meskipun perubahan iklim sebagian besar disebabkan oleh diri sendiri, namun masyarakat tidak siap menghadapi konsekuensinya.

Menurut The Lancet, “Perubahan iklim adalah ancaman kesehatan global terbesar yang dihadapi dunia pada abad ke-21.”

Mengabaikan hampir 8 miliar orang yang sedang dan akan terus menderita secara fisik dan emosional akibat masalah ini akan menjadi salah satu penghinaan paling mengerikan terhadap iman dan moral kita.

Jadi, kita perlu memitigasi perubahan yang akan terjadi atau beradaptasi terhadap perubahan tersebut atau keduanya. Saat ini, kita tidak melakukan adaptasi atau mitigasi secara memadai. Kegagalan kita untuk melakukan keduanya mengancam kehidupan manusia yang semakin besar.

Meskipun kita harus terus mengurangi polusi karbon, kita harus menekankan persiapan menghadapi konsekuensi dari kegagalan kita.

Ini hanyalah sebuah keharusan moral untuk membela kehidupan yang sudah terancam oleh perubahan iklim. Namun adaptasi akan menjadi lebih sulit, bahkan lebih sulit daripada menstabilkan lingkungan.

Harapan kami yang penuh iman menegaskan bahwa kami terus berupaya pada opsi pertama: Mengurangi polusi karbon, membuang kepentingan pribadi, dan bertindak tepat waktu untuk menghindari hal terburuk.

Namun, kita sudah terlambat untuk mencegah bahaya yang menimpa banyak anak-anak Tuhan. Jadi, kita harus bersiap. Tidak bermoral jika tidak melakukannya. (deseret.com)

Alex Flint adalah direktur eksekutif Alliance for Market Solutions dan anggota Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir. Pendeta Mitchell C. Hescox adalah presiden emeritus Evangelical Environmental Network.

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved