Kunjungan Paus Fransiskus
Paus Fransiskus Beri Peringatan tentang Bahaya Kecerdasan Buatan Selama Kunjungan ke Singapura
Paus peringatkan bahwa AI harus digunakan untuk mendekatkan masyarakat, dan mencatat bahwa teknologi dapat membuat beberapa orang berisiko terisolasi.
POS-KUPANG.COM - Paus Fransiskus mengeluarkan peringatan tentang kecerdasan buatan (AI Artificial Intelligence) minggu ini saat berkunjung ke Singapura. Pada hari Kamis, Paus Fransiskus muncul di Singapura selama turnya di beberapa negara Asia, di mana ia berbicara tentang AI.
Menurut Al Jazeera, Paus memperingatkan bahwa AI harus digunakan untuk mendekatkan masyarakat, dan mencatat bahwa teknologi dapat membuat beberapa orang berisiko terisolasi.
Awal musim panas ini, Paus membuat komentar serupa tentang kemungkinan bahaya AI dan menyerukan pelarangan “senjata otonom yang mematikan.”
“Mengingat tragedi konflik bersenjata, sangatlah penting untuk mempertimbangkan kembali pengembangan dan penggunaan perangkat seperti yang disebut sebagai ‘senjata otonom yang mematikan’ dan pada akhirnya melarang penggunaannya,” kata Paus Fransiskus dalam pertemuan dengan para pemimpin G7 pada bulan Juni.
“Hal ini dimulai dari komitmen yang efektif dan konkret untuk memperkenalkan kendali manusia yang lebih besar dan tepat. Tidak boleh ada mesin yang memilih untuk mengambil nyawa manusia.”
Selama kunjungannya ke Singapura, Paus Fransiskus memuji keberhasilan ekonomi negara tersebut sebagai cerminan kecerdikan manusia, namun juga menyerukan negara kota tersebut untuk memprioritaskan perawatan bagi kelompok yang paling rentan, khususnya pekerja asing.
Pernyataannya disampaikan saat ia mengakhiri kunjungannya ke Indonesia, Papua Nugini, Timor Leste dan Singapura.
Paus menyatakan kekagumannya terhadap gedung-gedung pencakar langit di Singapura, yang menurutnya “tampaknya muncul dari laut,” dalam pidatonya di hadapan para pemimpin negara kota tersebut.
Dia mengulangi sentimen yang sama saat merayakan Misa di hadapan sekitar 50.000 orang di stadion nasional Singapura. “Bangunan terindah, harta paling berharga, investasi paling menguntungkan di mata Tuhan, adalah diri kita sendiri,” kata Paus.
Baca juga: Paus di Singapura, Serukan Penggunaan Teknologi untuk Tingkatkan Pemahaman dan Solidaritas
Singapura merayakan kedatangan Paus Fransiskus dengan meluncurkan anggrek hibrida baru yang diberi nama sesuai namanya, "Dendrobium His Holiness Pope Francis = Dendrobium Yang Mulia Paus Fransiskus.”
Ditampilkan dalam upacara penyambutan resmi, anggrek tersebut "memancarkan keindahan yang tenang dan murni" dari kelopak bunga berwarna putih gading dengan semburat merah jambu di tengahnya, menurut Dewan Taman Nasional.
Paus tiba di Singapura dari Timor Leste, memulai kunjungan resminya pada hari Kamis dengan pertemuan dengan Presiden Tharman Shanmugaratnam dan Perdana Menteri Lawrence Wong. Dia kemudian berbicara kepada pejabat pemerintah dan diplomat di Universitas Nasional Singapura.
Di National University of Singapore, Paus Fransiskus memuji dedikasi pemerintah terhadap pembangunan berkelanjutan, serta upaya pemerintah dalam menyediakan perumahan umum, pendidikan berkualitas, dan layanan kesehatan.
Namun, ia memperingatkan agar tidak memprioritaskan keunggulan dengan cara apa pun, dan mendesak para pemimpin untuk fokus mendukung kelompok paling rentan dalam masyarakat yang terkenal dengan kerja kompetitif dan budaya pendidikannya.
(miamiherald.com)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.