Senin, 13 April 2026

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen Minggu 8 September 2024, Setia dalam Segala Perkara

Kesetiaan dan ketekunan juga diuji ketika berhasil mengelola dan sukses. Kesuksesan mungkin membawa kita ke posisi semakin makmur.

Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO - BETHANY CHURCH
Setia dalam Perkara Kecil. Renungan Harian Kristen Minggu 8 September 2024 

POS-KUPANG.COM. KUPANG - Renungan Harian Kristen Minggu 8 September 2024, Setia dalam Segala Perkara, merujuk pada  KITAB LUKAS 16:10-18.

Artikel ini dikutip dari buku Renungan Harian Suluh Injil yang diterbitkan Gereja Masehi Injili di Timor ( GMIT ).

POS-KUPANG.COM telah mendapat izin dari anggota Tim Penulis Komunitas Suluh Injil edisi September 2024. 

Tema Pelayanan GMIT Bulan September 2024, yakni “Hidup Kudus Bagi TUHAN dan Sesama”. 

Simak selengkapnya Renungan Harian Kristen berikut ini:

Teks bacaan ini mengajarkan bahwa semua yang ada di tangan kita adalah pemberian Tuhan; dipercayakan-Nya kepada kita sebagai titipan untuk kita kelola dengan baik sesuai cara kita masing-masing.

Melalui pengajaran ini, Tuhan Yesus menghendaki kita belajar menjadi pengelola yang baik, setia dan tekun.

Prinsip utama yang perlu dimiliki agar dapat menjadi pengelola yang baik ialah harus mengakui bahwa Tuhan adalah Pemilik.

Ia bukan hanya Pemilik atas apa yang dititipkan kepada kita, tetapi Tuhan adalah Pemilik alam semesta dan segala sesuatu yang ada di dalamnya. Berdasarkan pengakuan dasar ini, maka kita belajar tiga hal.

Pertama, kesetiaan dan ketekunan dalam mengelola milik Tuhan bukan bertujuan agar kita menjadi kaya dan banyak harta melainkan menjadi kesempatan mendidik diri kita untuk bertanggung-jawab secara dewasa menjaga kepercayaan Allah Bapa kita.

Kedua, Tuhan Yesus mengajarkan kepada para murid dan kita bahwa yang lebih utama dalam mengelola milik Tuhan, bukanlah tentang hasil, tetapi tentang menjaga hubungan antara pengelola dengan Pemilik.

Baca juga: Renungan Harian Kristen Sabtu 7 September 2024, Warisan Terbaik: Kekayaan dan Nama

Hubungan yang benar dengan Pemilik adalah kunci dari pengelolaan harta yang berhasil.

Ketiga, yang diharapkan oleh Tuhan Yesus dari hubungan ini ialah kesetiaan kita kepada Pemilik. 

Itulah yang menjamin integritas hati terhadap harta. Kesetiaan yang total hanya kepada Pemilik menjadi alasan akan adanya kepercayaan yang bersifat kontinyu dari Pemilik kepada pengelola.

LANGKAH IMAN.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved