Kunjungan Paus Fransiskus

Grazie Pope Francis, Sudah Mengajarkan Kesederhanaan dan Persaudaraan di Indonesia

Sejak tiba di Indonesia pada Selasa (3/9), Paus Fransiskus memberikan pesan moral amat besar bagi masyarakat Indonesia.

Editor: Alfons Nedabang
KOLASE TRIBUN MEDAN
Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar mengecup kening Paus Fransiskus. Kemudian Paus Fransiskus mencium tangan Narasuddin Umar di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis (5/9/2024). 

"Misalnya peringatan hari-hari besar seperti 17 Agustusan, kita lakukan secara bersama-sama di halaman Istiqlal dengan menggunakan pakaian kebesaran agama masing-masing. Agama Katolik, Protestan, Hindu, Buddha, Konghucu, dan Islam tentunya. Kita juga mengadakan apel di halaman Masjid Istiqlal. Di hari-hari tertentu, misalnya di Jumat pagi, kita melakukan (kegiatan) kebugaran jasmani lintas agama," jelas Nasaruddin.

Meski pemeluk agama Katolik di Indonesia hanya sekitar 3 persen, tetapi gereja Katolik diyakini memiliki tokoh-tokoh yang mempunyai peran istimewa, baik dalam bidang sosial, maupun politik.

"Indonesia dalam tataran gereja Katolik juga senantiasa menyumbangkan tokoh-tokoh yang punya peran istimewa dalam bidang kemasyarakatan dan bidang politik. Indonesia dalam tataran gereja Katolik saat ini signifikan karena banyak menyumbang misionaris, pastur, dan suster ke negara-negara lain. Jadi itu istimewanya Indonesia. Indonesia adalah negara yang hebat," ujar Thomas Ulun Ismoyo, Juru Bicara Panitia Kunjungan Paus Fransiskus.

Pria yang akrab disapa Romo Ulun ini menyampaikan bahwa di Vatikan, dialog antara Paus dengan tokoh-tokoh dari agama lain rutin terjalin.

"Ketika ada dialog-dialog hubungan antar agama yang dilaksanakan di Vatikan, tokoh-tokoh dari Indonesia, tokoh-tokoh muslim itu senantiasa diundang. Maka saya melihatnya sebagai sebuah apresiasi atas jalinan dan rajutan kerukunan yang terjadi selama ini," jelas Romo Ulun.

Disambut Jokowi

Sementara itu saat agenda Misa Akbar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambut langsung kedatangan Yang Teramat Mulia Bapa Suci Paus Fransiskus. Acara dihadiri puluhan ribu umat Katolik.

Presiden Jokowi langsung menyalami Paus Fransiskus saat tiba di Stadion Madya GBK. Paus Fransiskus kemudian berganti kendaraan dengan jip atap terbuka untuk menuju Stadion Utama GBK.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyambut kedatangan Paus Fransiskus dengan penuh rasa hormat dan kegembiraan.

"Hari ini kita bersukacita menyambut kunjungan Yang Teramat Mulia Bapa Suci Paus Fransiskus. Umat Katolik Indonesia juga bersukacita bersama karena dapat melakukan Misa Suci bersama dengan Bapa Suci Paus Fransiskus," ujar Presiden.

Presiden Jokowi menekankan pentingnya peran umat Katolik dalam menjaga persatuan bangsa serta menyebarkan nilai-nilai kasih dan toleransi di tengah keberagaman.

“Umat Katolik di Indonesia adalah bagian penting bangsa ini dalam menjaga persatuan, menyebarkan kasih dan toleransi bersama umat beragama lainnya di Indonesia,” tegasnya.

Baca juga: Kardinal Suharyo Ucapkan Selamat Jalan kepada Paus Fransiskus 

Presiden Jokowi juga menggarisbawahi bahwa perbedaan adalah kekayaan bangsa dan toleransi merupakan pupuk bagi persatuan serta perdamaian. Ia menutup sambutannya dengan ucapan selamat menjalankan ibadah misa kepada seluruh umat Katolik yang hadir.

"Terakhir, saya ucapkan selamat menjalankan ibadah Misa Suci dan semoga menjadi berkat bagi sesama," tandasnya.

Turut mendampingi Presiden Jokowi saat menyambut Paus Fransiskus di GBK yakni Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved