Pria di TTU Ditemukan Tak Bernyawa

Kronologi Pria Asal Desa Fatumuti, Timor Tengah Utara Ditemukan Meninggal Dunia di Kebun Warga 

Sekira pukul 02.00 Wita, jenazah korban dievakuasi dan tiba di rumah duka di RT.006, RW 002, Desa Fatumuti, Kecamatan Noemuti, Kabupaten TTU.

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/HO
Pose korban saat pertama kali ditemukan, Selasa, 3 September 2024 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon 

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Kapolres Timor Tengah Utara, AKBP Mohammad Mukhson, S. H., S. I. K., M. H melalui Kasubsi PIDM Humas Polres TTU, IPDA Markus Wilco Mitang membeberkan kronologi lengkap penemuan jenazah seorang pria bernama Mikhael Malo Poen ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Korban ditemukan di kebun milik Daniel Nubabi, Nifu Esu, Desa Fatumuti, Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Jenazah korban pertama kali ditemukan pada Selasa, 3 September 2024 pukul 21.00 Wita.

Menurutnya, berdasarkan keterangan yang disampaikan istri korban, Kamila Mandonsa bahwa, pada Minggu, 1 September 2024, sekitar pukul 06.30 Wita korban berpamitan dari rumah untuk pergi ke kebun. Sejak keluar dari rumah pada hari itu,  korban tidak kembali ke rumah hingga 3 September 2024.

Sekira pukul 18.00 Wita 3 September 2024, mengingat korban belum juga pulang, istri korban meminta saudari perempuannya bernama Maria Neolaka dan Indi Apmalo pergi mengecek korban di kebun milik Beni Mandonsa di kilometer 11 belakang PLN Baru.

Ketika tiba di kebun yang bersangkutan, pemilik kebun mengaku tidak pernah dikunjungi korban berapa hari terakhir. Mereka kemudian kembali menyampaikan kepada istri korban tentang informasi yang diterima dari Beni Mandonsa.
 
Pasca menerima informasi ini, Kamila Mandonsa dan anaknya kemudian menemui kakak dari korban untuk menanyakan keberadaan korban. Sekira pukul 20.00 Wita mereka kemudian berangkat ke Tim Doa yang berada di Desa Naiola.

Namun, tim doa menyampaikan bahwa dirinya mendengar informasi dari orang lain bahwa, saksi 2 bernama Dominikus Opat melihat seseorang yang tertidur di pondoknya tanta Ima.

Namun yang bersangkutan enggan masuk ke dalam rumah tersebut karena dihantui rasa takut.

Pasca menerima informasi tersebut, istri korban bersama anaknya, dan keluarga mengajak saksi 2 Dominikus Opat ke kebun milik Daniel Nubabi, Nifu Esu, Desa Fatumuti, Kecamatan Noemuti. Ketika tiba di lokasi tersebut, korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. 

Menurut Wilco, pasca menerima informasi tersebut, pihak kepolisian langsung membuat laporan polisi, mendatangi TKP, memasang Police line, mencatat mama saksi-saksi, mendokumentasikan korban dan lokasi TKP, Tim Identifikasi melakukan olah TKP, Membuat permintaan Ver et Repertum.

Sekira pukul 02.00 Wita, jenazah korban dievakuasi dan tiba di rumah duka di RT.006, RW 002, Desa Fatumuti, Kecamatan Noemuti, Kabupaten TTU.

Baca juga: BREAKING NEWS: Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Warga Desa Fatumuti, Timor Tengah Utara 

Sebelumnya diberitakan, seorang pria bernama Mikhael Malo Poen ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di kebun milik Daniel Nubabi, Nifu Esu, Desa Fatumuti, Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Jenazah korban pertama kali ditemukan pada Selasa, 3 September 2024 pukul 21.00 Wita.

Berdasarkan informasi yang dihimpun POS-KUPANG.COM, Rabu, 4 September 2024, korban pertama kali ditemukan oleh istri korban bernama Kamila Mandosa (67) istri korban, Dominikus Opat (32) dan sejumlah keluarga lainnya di dalam pondok rumah di Kebun milik Danie Nubabi.

Korban dikabarkan keluar dari rumah miliknya sejak Minggu, 1 September 2024 sekira pukul 06.30 Wita. Saat itu korban meminta izin kepada istrinya untuk pergi ke kebun.

Saat ditemukan jenazah kondisi jenazah korban sedang tertidur terlentang menghadap ke atas dengan beralaskan handuk. Korban ditemukan meninggal dunia dengan mengenakan celana pendek loreng dan tidak mengenakan baju.

Sementara itu, tangan kiri dan tangan kanan korban menggenggam ke atas. Sedangkan tubuh korban telah dikerumuni semut. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved