Berita Manggarai Barat

IWAPI Manggarai Barat Tumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Siswa MAN 

Menurut Ansy, pola pikir masyarakat NTT harus dirubah sehingga semua tidak berlomba-lomba jadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Penulis: Engelbertus Aprianus | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/EKLESIA MEI
Foto bersama Anggota DPR RI Ansy Lema, Ketua IWAPI Manggarai Barat, Candy Latubatara, dan sejumlah pengurus usai kegiatan Goes To School di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Manggarai Barat. Rabu 31 Juli 2024. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Berto Kalu

POS-KUPANG,COM, LABUAN BAJO - Ikatan Wanita Pengusaha (IWAPI) DPC Manggarai Barat menggelar kegiatan Goes To School di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Manggaarai Barat, Rabu 31 Juli 2024. Tujuannya untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan kepada pelajar sejak usia dini.

Ketua IWAPI Manggarai Barat Maria Srikandi Latubatara mengatakan, status Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata harus dimanfaatkan dengan baik oleh para pelajar, sehingga ketika lulus mampu menjadi pengusaha, bahkan membuka lapangan kerja.

"Kita harus tanamkan ini ke sekolah-sekolah, apakah kita terus membiarkan investasi berdatangan dari luar. Karena itu anak-anak ini kita tumbuhkan jiwa kewirausahaan mereka sejak dini sehingga ketika tamat nanti tidak bawa map jalan kemana-mana," ujar Candy, sapaan akrabnya.

Menurut Candy, pelajar di Manggarai Barat perlu diberikan wadah untuk memupuk semangat, naluri, dan keterampilan kewirausahaan sejak dini, di tengah sulitnya mencari pekerjaan.

"Karena Labuan Bajo ini dilirik oleh semua pekerja-pekerja dari seluruh Indonesia, sehingga kita harus persiapkan betul-betul anak-anak ini," kata Candy.

Anggota DPR RI Komisi IV, Yohanes Fransiskus Lema atau akrab disapa Ansy Lema yang hadir dalam kesempatan itu mengapresiasi IWAPI melalui program Goes To School.

Menurut Ansy, pola pikir masyarakat NTT harus dirubah sehingga semua tidak berlomba-lomba jadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Bukan berarti menjadi ASN tidak baik, itu mulia. Tapi alangkah baiknya jika tidak semua bekerja di sana, ada juga yang harus jadi pengusaha asal dengan proses yang benar. Supaya kita tidak bergantung pada penciptaan lapangan kerja pihak lain, tapi kita sendiri bisa menciptakan itu," tandasnya. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved