Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Sabtu 13 Juli 2024, "Berani Hadapi Tekanan dan Jangan Takut"
Yesus mengingatkan agar para murid ketika berhadapan dengan pelbagai tekanan tidak perlu takut dan patah semangat.
SUARA PAGI
Bersama
Pastor John Lewar SVD
Biara Soverdi St. Yosef Freinademetz
STM Nenuk Atambua Timor
Sabtu, 13 Juli 2024
Hari Biasa Pekan XIV
Henrikus
Lectio:
Yesaya 6:1-8; Mazmur 93:1ab.1c-2.5
Matius 10:24-33
Berani Hadapi Tekanan dan jangan takut
Meditatio:
Ketakutan adalah salah satu musuh manusia yang paling berbahaya. Ketika kita takut, kita tidak bisa berbuat apa-apa. Kita merasa hampa dan bahkan tidak bisa mengambil inisiatif apa pun. Sebelum menjalani tugas pengutusan, para
murid diingatkan supaya menyadari akan kehadiran musuh yang berbahaya ini.
Yesus mengingatkan agar para murid ketika berhadapan dengan pelbagai tekanan tidak perlu takut dan patah semangat. Memang tekanan, kesulitan, dan kesalahpahaman tidak bisa dihindari dan akan selalu ada dalam cakrawala kehidupan umat manusia.
Yesus meyakinkan para murid akan perhatian dan kasih Tuhan, sehingga mereka bisa mengatasi rasa takut yang diakibatkan oleh penganiayaan.
Dalam Injil hari ini Yesus memberi pesan yang menjadi pegangan dan kekuatan untuk menjalankan perutusan-Nya. Pesan-pesan ini berlaku pula bagi kita, para murid Tuhan Yesus, di zaman sekarang.
Ada empat pesan(Nur Widipranoto). Pertama, “Cukuplah bagi seorang murid, jika ia menjadi sama seperti gurunya.”
Untuk sama seperti gurunya, seorang murid tidak cukup hanya belajar rajin, tetapi lebih dari itu harus tinggal bersamanya dan membuka hati untuk mau diubah dan dibentuk oleh sang guru.
Pesan ini mengundang kita untuk mau terus menerus tinggal bersama Yesus dan mau diubah oleh-Nya. Kita menjadi alter Christus atau Kristus yang lain kalau kita dijiwai oleh-Nya dan menjadikan nilai-nilai hidup Kristus sebagai nilai-nilai hidup kita. Kita menjadikan diri kita sehati-seperasaan dengan Kristus sendiri.
Kedua, “Janganlah takut kepada mereka yang memusuhimu. Takutilah Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka.”
Yang berkuasa ini adalah Tuhan sendiri. Kita harus mendidik diri untuk takut akan Tuhan. Takut akan Tuhan berbeda dengan takut akan sesuatu hal. Kalau takut akan sesuatu, kita biasanya akan menjauhi atau menghindarinya.
Sebaliknya, takut akan Tuhan justru mendorong kita untuk mendekati-Nya dan selalu berusaha intim dengan-Nya. Semakin dekat dengan Tuhan dan membiarkan diri dikuasai oleh-Nya, kita semakin damai dan tidak takut pada sesuatu pun karena Tuhan akan selalu melindungi dan membimbing kita.
| Renungan Harian Katolik Rabu 8 April 2026, "Mengenal Yesus yang Hidup di Tengah Kekecewaan" |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Rabu 8 April 2026, "Yesus Selalu Hadir Dalam Pergumulan Hidup Ini" |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Rabu 8 April 2026, "Jalan ke Emaus" |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Selasa 7 April 2026, "Dari Air Mata Menjadi Sukacita" |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Selasa 7 April 2026, "Aku Melihat Tuhan" |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/John-Lewar-SVD.jpg)