Rabu, 8 April 2026

KUR 2024

Meski Sempat Melambat, Kini KUR 2024 Semakin Melaju Kencang

Meski sempat melambat, namun penyaluran dana KUR 2024 ini sudah pulih. Bahkan saat sekarang trend penyalurannya semakin kencang dari sebelumnya.

Penulis: Frans Krowin | Editor: Frans Krowin
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
SEMPAT MELAMBAT  - Penyaluran dana KUR tahun 2024 ini sempat melambat bahkan cenderung memburuk. Namun setelah dilakukan evaluasi, kini pemerintah mendorong percepatan penyaluran dana KUR. 

POS-KUPANG.COM – Meski sempat melambat, namun penyaluran dana KUR 2024 ini sudah pulih. Bahkan saat sekarang trend penyalurannya semakin kencang bila dibandingkan dengan keadaan sebelumnya.

Bahwa fakta tentang penyaluran dana KUR 2024 itu, baru-baru ini sedikit terganggu. Bahkan kualitas Kredit Usaha Rakyat itu dikabarkan sempat memburuk karena berbagai sebab.

Pemburukan penyaluran dana itu pun dikhawatirkan berpotensi memperlambat manajemen bank dalam menyalurkan KUR ke nasabah. Namun hal itu rupanya tak berlangsung lama.

Sesuai catatan pemerintah, realisasi penyaluran KUR per 31 Mei 2024 mencapai Rp 116,94 triliun. Pada periode sama tahun sebelumnya, realisasi KUR 2024 tercatat hanya senilai Rp 82,66 triliun.

Atas fakta tersebut, Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Yulius menyebutkan bahwa meningkatnya realisasi dana itu karena pemerintah terus mendorong percepatan penyaluran KUR.

Sikap pemerintah yang mendorong percepatan pembangunan dana KUR setelah dilakukan evaluasi terhadap hambatan yang dialami dalam penyaluran dana KUR tahun sebelumnya.

Meski demikian, Yulius membenarkan bahwa memang ada indikasi pemburukan kualitas KUR. Hal tersebut dikarenakan berakhirnya kebijakan stimulus restrukturisasi Covid-19 kredit perbankan.

Ia melihat berakhirnya kebijakan tersebut membuat UMKM yang mengalami gagal usaha karena terdampak Covid-19 akhirnya tak mendapat kelonggaran lagi. Sehingga, hal tersebut berdampak pada adanya kredit macet.

”Sebenarnya kenaikan NPL tersebut tidak hanya di KUR, akan tetap hampir di semua jenis kredit,” ujar Yulius. 

Sementara itu, General Manager Divisi Bisnis Usaha Kecil Bank PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) Sunarna Eka Nugraha mengungkapkan bahwa saat ini terjadi perlambatan KUR. Sejalan dengan itu, Sunarna bilang BNI terus memastikan penyaluran KUR agar tepat sasaran.

Sebagai informasi, penyaluran KUR yang telah disalurkan BNI per Mei 2024 senilai Rp 5,7 triliun. Pencapaian tersebut lebih rendah dari Mei tahun sebelumnya yang mencapai Rp 7 triliun.

”Penyaluran ada perlambatan karena kita fokus juga di kualitas aset,” ujar Sunarna.

Adapun, NPL untuk kredit usaha kecil BNI, yang di dalamnya termasuk KUR, berada di level 4 persen per Maret 2024. Kondisi tersebut meningkat dari periode sama tahun sebelumnya di level 2,5 % .

Ia pun bilang bahwa saat ini pihaknya telah mengingatkan berulang kali kepada nasabah UMKM agar menggunakan fasilitas kredit sesuai penggunaannya. Harapannya, fasilitas tersebut bisa digunakan untuk pengembangan usaha.

Baca juga: Sejak Awal, BRI Paling Unggul Salurkan Dana KUR 2024

Baca juga: Bank BRI Penyalur Terbesar Dana KUR 2024: Kami Yakin Pasti Sesuai Target

”BNI akan melakukan prescreening atas karakter dan kondisi keuangan debitur termasuk komitmen pemenuhan kewajibannya,” ujarnya.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved