Senin, 13 April 2026

Gempa Bumi

Gempa Guncang Batang Jawa Tengah, BMKG Sebut Imbas Sesar Aktif

Gempa bumi menguncang Batang, Jawa Tengah, Minggu (7/7) pukul 14.35 WIB, berkekuatan magnitudo 4,6 itu terasa hingga Pekalongan.

Editor: Alfons Nedabang
TRIBUN JATENG/FACEBOOK
Sebuah rumah di Desa Lebo, Warungasem Batang roboh akibat gempa. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Gempa bumi menguncang Batang, Jawa Tengah, Minggu (7/7/2024) pukul 14.35 WIB. Guncangan gempa berkekuatan magnitudo 4,6 itu terasa hingga Pekalongan.

Diketahui, pusat gempa berada di 6 kilometer barat daya Batang, Jawa Tengah. Koordinat titik gempa berada di 6.97 Lintang Selatan (LS), dan 109.72 Bujur Timur (BT). Kedalaman pusat gempa berada di kedalaman 10 kilometer.

Dedi salah satu warga di Sidayu,Bandar, Batang, Jawa Tengah mengatakan saat gempa terjadi dirinya sedang bersantai di teras depan rumah. Ia mendadak merasakan goyangan cukup kuat saat itu. "Lagi asyik ngopi tiba-tiba goyang," katanya.

Beruntung Dedi dan keluarganya dalam kondisi baik-baik saja. Mereka pun selamat dari musibah tersebut."Alhamdulillah semua enggak apa-apa. Ini lagi cek rumah bagaimana kondisinya. Semoga enggak apa-apa," kata dia.

Berdasarkan informasi yang diperoleh kerusakan akibat gempa bumi terparah terjadi di Desa Lebo, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang. Kondisi di kawasan yang dekat dengan tol Trans Jawa itu cukup memprihatinkan.

Dari pantauan lapangan, sejumlah bangunan rumah tampak ambruk dan menyisakan puing-puing. Sejumlah tiga kecamatan di Kabupaten Batang yang terdampak diantaranya Kecamatan Warungasem, Kecamatan Wonotunggal dan Kecamatan Batang.

Baca juga: BMKG Catat 83 Gempa bumi Guncang Wilayah NTT Selema Periode 21 -27 Juni 2024, Flores Terbanyak

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Batang Moh Fajeri mengatakan Kerusakan rumah banyak terjadi di wilayah Warung Asem, ada di Desa Candiareng, dan Desa Lebo di situ banyak rumah yang roboh.

"Saat ini BPBD masih meluncurkan petugas untuk melakukan kaji cepat, untuk titik gempa berada wilayah daerah Kaliwareng di Kecamatan Warungasem," tuturnya.

Data sementara ada sembilan rumah rusak di wilayah Kecamatan Warungasem. Lalu di Kecamatan Batang, gempa juga mengakibatkan sebagian atap Masjid Agung Darul Muttaqin Batang roboh, kemudian dinding Pendopo kantor Bupati Batang juga rusak.

"Ada sekolah, SMP 7 kelas 7 B juga terjadi roboh, kemudian rumah juga di perumahan ada yang atapnya roboh, di wilayah Kalisalak juga SD roboh," jelasnya.

Data sementara, ada sembilan korban mengalami luka ringan sudah dilakukan perawatan dan penanganan di RSUD Kalisari dan RS QIM. Fajeri menyebut bahwa hasil kajian sementara belum diperlukan untuk pengungsian, namun petugas BPBD tetap bersiaga.

"Untuk gempa ini, masuk dalam kekuatan sedang karena lebih dari 4 MG, kami imbau pada masyarakat tetap waspada, tetap berkoordinasi dengan aparat desa setempat, bila terjadi gempa susulan, jangan panik melakukan tindakan tindakan di luar komando," pungkasnya.

BMKG menyebut gempa yang terjadi di Batang termasuk gempa dangkal akibat dari aktivitas sesar aktif.

Baca juga: Kepala BNPB Tinjau Lokasi Terdampak Gempa Bumi di Gresik

"Dengan memerhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono.

Daryono mengatakan gempa bumi tektonik ini terjadi pada pukul 14.35,24 WIB di wilayah Batang, Pekalongan, dan sekitarnya. Episentrum gempa bumi terletak di daratan dengan kedalaman 6 kilometer.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved