Ponsel Guru dan Siswa Perlu Dirazia untuk Cek Aplikasi Judi Online
Pihaknya berharap adanya edaran dari Kementerian terkait dan Pemkab Cianjur untuk izin melakukan razia telepon genggam terhadap guru.
"Tentu kalau dicermati khusus ke judi online kan belum ya. Tapi kalau lihat penggunaan gadget yang sudah lumrah digunakan anak-anak, inikan yang perlu untuk tindak lanjut, di antaranya peran besar keluarga," jata Ade melalui ponsel, Minggu (30/6/2024).
Ia mengatakan di lingkungan sekolah pun, para peserta didik memiliki akses terbatas terhadap ponselnya. Karenanya, pengawasan pun harus dilakukan oleh keluarga.
"Kalau situs judi online-nya terbuka, bisa diakses oleh siapapun, tentu ini menjadi permasalahan. Makanya kita memberikan pemahaman, bukan soal judi online saja, tapi mengenai bullying dan lainnya," kata Ade.
Pembinaan mengenai moral-moral tersebut, katanya, di antaranya diberikan pada pembekalan rohani atau mental jadwal salat dhuha berjamaah, kajian bersama, dan kegiatan lainnya.
"Kami belum menerima data kasus judi online di lingkungan sekolah. Kalau PPATK mungkin menelusuri lewat akunnya. Ke kita belum ada tembusan dan belum ada pelaporan dari pihak sekolah sendiri," katanya.(fauzi noviandi/m syarif abdussalam)
| Komdigi Blokir 3,4 Juta Situs Judi Online |
|
|---|
| 200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Ini Respon Anggota DPR |
|
|---|
| Uskup Larantuka Ingatkan Umat dan Biarawan Biarawati Terkait Judi Online |
|
|---|
| DPRD Sabu Raijua Gelar Sosialisasi Judi Online, Ingatkan Masyarakat Bahaya Judol |
|
|---|
| Seminar Jelang Perayaan Natal Nasional 2025 Digelar di Ruteng, Angkat Tema Judi Online |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/virus-corona-bertahan-28-hari-di-permukaan-layar-ponsel.jpg)