Berita NTT
Kemenag NTT Gencarkan Gerakan Stop Judi Online dan Percepatan Penurunan Stunting
Selain gerakan stop judi online, ASN dilingkungan Kemenag diimbau agar mewujudkan pencapaian penurunan stunting.
Penulis: Rosalia Andrela | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Rosalia Andrela
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bagian Tata Usaha sekaligus Pembimbing Zakat Wakaf Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur, H. Mohamad Moa, mengajak semua Pejabat, ASN dan PPNPN agar gencar melakukan gerakan stop judi online.
Gerakan ini sejalan dengan Surat Sekjen Kemenag RI tentang larangan judi online di lingkungan keluarga besar Kementerian Agama.
“Bahaya judi online sangat luar biasa, bahkan bisa menjadi kecanduan seperti bahaya narkoba. Baik secara ekonomi, mental dan sosial kemasyarakatan. Jika ada yang diketahui terjerat judi online akan ditindak tegas sesuai peraturan yang berlaku sebagai ASN Kemenag,” ujarnya lewat keterangan tertulis Rabu, 3 Juli 2024.
Selain gerakan stop judi online, ASN dilingkungan Kemenag diimbau agar mewujudkan pencapaian penurunan stunting.
“Saya mengapresiasi unit kerja yang telah mencapai target 70 persen, bahkan ada yang sudah mencapai 80 persen. Untuk unit yang belum mencapai 70 persen mari kita sama-sama cari solusi pencapaiannya, karena capaian ini akan dilaporkan pada pimpinan pusat atas nama Kanwil Kemenag NTT. Saya yakin semuanya sudah bekerja dengan baik, hanya ada kendala yang perlu dicari solusi terbaiknya,” jelasnya.
Dia juga menyampaikan perlu kesadaran bersama, untuk pencegahan anak tumbuh dengan kekurangan gizi. Orang tua harus mulai bijak dalam mengatur ekonomi keluarga untuk kebutuhan gizi anak.
“Suami yang merokok harus mulai berpikir lebih bijak, biaya rokok bisa digunakan untuk kebutuhan gizi anak. Ibu-bu muda yang sedang hamil, mulai menjaga kesehatan bayinya dengan mengkonsumsi makanan sehat. Tidak harus mahal, cukup konsumsi sayur yang sehat, apalagi di NTT tumbuh mudah dan banyak daun sejuta manfaat, daun kelor. Nikmati sayur ini demi kesehatan anak dan seluruh keluarga, kurangi makanan yang tidak sehat cara pengolahannya,” pungkasnya. (cr19)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Kanwil-KEmenag-NTT-serahkan-zakt-wakaf.jpg)