Berita NTT
Kanwil Kemenag NTT Bentuk Satgas Penanganan Stunting
Dalam SK Gubernur ini Kepala Kanwil Kemenag NTT ditunjuk di bidang komunikasi, perubahan perilaku dan pendampingan keluarga.
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi NTT membentuk satuan tugas (Satgas) penanganan stunting.
Kanwil Kemenag NTT, Reginaldus Saverinus Sely Serang, memimpin rapat pembentukan satgas itu, didampingi Plt. Kabag Tata usaha Kanwil Kemenag NTT, H. Muhamad Moa, Jumat 21 Juni 2024.
Pembentukan tim Satgas ini salah satu upaya menindaklanjuti SE No. 2 Tahun 2024 tentang pelaksanaan tugas penyuluh agama dan penghulu dalam mendukung program prioritas pemerintah.
Hal itu juga untuk memperkuat peran Kanwil Kemenag NTT dalam rangka edukasi pengentasan stunting di Provinsi NTT, sesuai SK Gubernur NTT No. 115A/KEP/HK/2022.
Dalam SK Gubernur ini Kepala Kanwil Kemenag NTT ditunjuk di bidang komunikasi, perubahan perilaku dan pendampingan keluarga.
Terdapat lima item tugas yang harus dilaksanakan. Lima tugas itu adalah mengadakan kampanye publik berkelanjutan di tingkat provinsi dan memfasilitasi kampanye publik berkelanjutan di tingkat kabupaten/kota.
Kemudian, memastikan dan memfasilitasi pemerintah kabupaten/kota untuk menyusun strategi komunikasi perubahan perilaku untuk percepatan penurunan stunting.
Lalu, memfasilitasi peningkatan kapasitas target sasaran dan pendukung komunikasi perubahan perilaku di tingkat provinsi melalui penyediaan materi komunikasi, pelatihan, sosialisasi dan sebagainya.
Selanjutnya, memfasilitasi upaya komunikasi perubahan perilaku sesuai konteks dan target sasaran di tingkat provinsi dan melakukan rapat internal bidang minimal satu kali dalam satu bulan atau sewaktu-waktu apabila diperlukan.
“Peran kita untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kesehatan untuk cegah stunting. Yang selama ini sudah dijalankan para penyuluh itu terus dilakukan, 22 hari ke depan ini bisa fokus untuk sampaikan tentang pencegahan stunting. Untuk yang disekolah juga terus melakukan edukasi nya,” jelas Reginaldus Serang, Minggu 23 Juni 2024.
Dia menegaskan, tim yang sudah dibentuk ini langsung melakukan gerakan inovasi untuk menjalankan amanat SE Menag dan SK Gubernur ini.
Baca juga: Kemenag NTT Adakan Rapat Koordinasi Keberangkatan Jemaah Haji
Tim mulai mendata dengan baik apa saja yang telah dilaksanakan oleh bidang sesuai tusi masing-masing. Data ini menjadi laporan valid yang akan disampaikan.
"Seperti penyuluh agama melakukan penyuluhan dengan tambahan materi program pencegahan stunting – jumlah penyuluh agama, lokasi dan jumlah umat binaan," ujarnya.
Data lain juga dilakukan seperti pelaksanaan program PHBS atau Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dan pemberian vitamin tambah darah di Madrasah.
"Data bantuan terkait pencegahan stunting pada umat beragama dan taman seminari," sebut dia. (fan)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Rapat-Kanwil-Kemenag-NTT.jpg)