Timor Leste

Arnolfo Teves Jr Belum Bisa Dikirim Kembali ke Filipina, Kata Pengacara Timor Leste

Mantan Perwakilan Negros Oriental Arnolfo Teves Jr. belum dapat diekstradisi sambil menunggu penyelesaian permintaan suaka politiknya di Timor Leste.

|
Editor: Agustinus Sape
KONGRES FILIPINA
Arnolfo Teves Jr. terlihat dalam gambar tak bertanggal ini. 

POS-KUPANG.COM - Mantan Perwakilan Negros Oriental Arnolfo “Arnie” Teves Jr. belum dapat diekstradisi sambil menunggu penyelesaian permintaan suaka politiknya di Timor Leste, kata pengacaranya di Filipina pada hari Jumat.

“Menurut pengacaranya (Teves) di Timor Leste, proses [permohonan] [untuk suaka politik] masih berlangsung. Dan ada prinsip dalam undang-undang mereka yang mengatakan bahwa jika ada permohonan suaka politik yang tertunda, meskipun ada permintaan ekstradisi, seseorang tidak dapat diekstradisi karena akan menjadikan permohonan suaka dapat diperdebatkan dan bersifat akademis,” kata Atty. Ferdinand Topacio kepada wartawan dalam konferensi pers virtual.

Topacio membuat pernyataan tersebut sebagai tanggapan atas pengumuman Departemen Kehakiman bahwa pihak berwenang Timor Leste telah mengabulkan permintaan ekstradisi pemerintah Filipina terhadap Teves, yang menghadapi dakwaan pembunuhan atas pembunuhan mantan gubernur Negros Oriental Roel Degamo.

“Jadi itu adalah solusi lain yang sedang kami upayakan. Hanya saja pemerintah Filipina mengajukan permintaan ekstradisi, jadi kekhawatiran inilah yang harus diatasi terlebih dahulu oleh pengacara Timor Leste,” kata Topacio.

Ia juga menekankan bahwa pengabulan permintaan ekstradisi pemerintah Filipina juga sedang dalam proses banding, yang akan menunda pelaksanaan ekstradisi.

“Ekstradisi tidak bisa dilaksanakan jika proses banding belum selesai,” kata Topacio.

Departemen Kehakiman Filipina percaya diri

Menurut Menteri Kehakiman Filipina Jesus Crispin Remulla, dengan kemenangan Filipina dalam kasus ekstradisi terhadap Teves, anggota parlemen tersebut "tidak dapat lagi menghindari konsekuensi hukum atas tindakannya dan harus menjawab tuduhan tersebut dengan adil dan jujur."

“Teves sekarang akan menjalani harinya di pengadilan, menghadapi persidangan yang telah lama tertunda dan membuktikan bahwa dia tidak bersalah, jika memang dia tidak bersalah,” kata Remulla dalam sebuah pernyataan, Jumat.

“Kami menantikan kedatangan Tuan Teves sehingga dia akhirnya dapat menghadapi dakwaan terhadapnya di pengadilan setempat kami,” kata juru bicara Departemen Kehakiman (DOJ) dan Asisten Menteri Jose Dominic Clavano IV.

Baca juga: Timor Leste Kabulkan Permintaan Filipina untuk Ekstradisi Arnolfo Teves Jr

Bahkan dalam skenario terburuk sekalipun, Topacio mengatakan mereka yakin Teves akan dibebaskan dari semua tuduhan.

“Bahkan jika mereka berhasil mengekstradisi Tuan Teves, kami masih harus melalui proses peradilan untuk membuktikan kesalahannya, di palagay ko mahihirapan sila gawin ‘yan kasi nagre-recant na ang mga saksi,” katanya.

(Saya ragu mereka akan mampu membuktikan kesalahannya mengingat para saksi menarik kembali pernyataan mereka.)

“Hindi rin nila sinasabi na iyong mga salah satu terdakwa dan Anggota Kongres Teves atas tuduhan [kepemilikan ilegal] bahan peledak diberikan jaminan karena bahan peledak tersebut ternyata tidak berguna. Itu bukan sesuatu yang mereka sampaikan kepada publik,” tambahnya.

Selain pembunuhan Degamo, Teves dan lainnya juga didakwa atas kematian tiga orang di Negros Oriental pada tahun 2019.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved