Liga 1
Dua Pemain Akademi Persib Bandung Putri Dipanggil Timnas Indonesia
Untuk diketahui, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir,mengakui Indonesia masih dalam tahap membangun sepak bola wanita dari bawah.
Penulis: Edi Hayong | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM- Proses pembinaan pemain Timnas Wanita Indonesia terus dilakukan dan terkini dkabarkan PSSI memanggil dua pemain Akademi Persib Bandung Putri untuk bergabung mengikuti latihan di Jakarta.
Adapun kedua pemain tersebut yaitu Gadhiza Asnanza dan Zahra Nafisa Dwi Agustin, mereka akan latihan pada 24 Juni-8 Juli 2024.
Pemanggilan terhadap kedua pemain tersebut disampaikan kepada Persib melalui surat bernomor 2989/AGB/409/VI-2024 yang ditandatangani Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi tertanggal 20 Juni 2024.
"PSSI memanggil 1. sdri. Gadhiza Asnanza 2. Zahra Nafisa Dwi Agustin untuk mengikuti rangkaian kegiatan Tim Nasional Sepakbola Wanita Indonesia," demikian isi surat tersebut.
Dalam surat juga disampaikan jika kegiatan latihan Timnas Wanita Indonesia tersebut merupakan persiapan untuk melakoni pertandingan FIFA "A" Match menghadapi tuan rumah Hong Kong yang akan digelar pada tanggal 11 dan 14 Juli 2024.
Untuk diketahui, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir,mengakui Indonesia masih dalam tahap membangun sepak bola wanita dari bawah.
Namun, Erick memastikan bahwa PSSI serius mempersiapkan timnas dan sepak bola wanita secara total.
Baca juga: Jelang Liga 1 2024/2025, Targetkan Rio Fahmi ke Persib Bandung Bojan Hodak Buka Suara
Dimulai memilih pelatih top sepak bola wanita dunia, Satoru Mochizuki dari Jepang. PSSI sukses melobi pelatih yang sukses mengantarkan timnas wanita Jepang meraih peringkat dua Olimpiade 2012.
Erick optimistis dengan pola pengelolaan yang total dan konsisten, sepak bola wanita Indonesia bisa berbicara banyak.
Indonesia, kata Erick, memang memulai menata sepak bola wanita dari posisi minus. Mulai dari akses, fasilitas, hingga pemain serta kompetisi, sepak bola putri butuh peningkatan masif.
“Karena itu kami mendatangkan coach Mochi sekaligus bekerja sama dengan federasi sepak bola Jepang JFA untuk menata secara total. Ini adalah misi jangka panjang yang meski kondisi awal kita minus tapi kita harus memulainya dengan bekal keseriusan, konsistensi, dan semangat. Saya yakin ini adalah awal dari kebangkitan sepak bola wanita kita," ujarnya.
Erick menegaskan sesuai dengan roadmap transformasi sepak bola nasional, sepak bola wanita akan menjadi salah satu fokus.
Erick menilai dengan sistem jangka panjang, Indonesia bakal memiliki timnas sepak bola wanita yang semakin tangguh.
"Dalam lingkup sepak bola nasional, kita tidak boleh menganaktirikan sepak bola wanita. Selama ini kita memang belum memiliki training center jangka panjang. Kita akan bangun secara bertahap dimulai dari level nasional kemudian turun ke level provinsi dan lebih mikro lagi untuk menjaring bakat-bakat sepak bola wanita Indonesia," kata Erick.(*)
Sumber : persib.co.id/pssi.org
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Penampilan-pemain-Timnas-Wanita-Indonesia.jpg)