Berita NTT
Baru Dibuka 5 Menit, Kuota PPDB di SMAN 5 Kupang Langsung Terisi Penuh
Proses pendaftaran online ini dikelola oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT dan terintegrasi langsung dengan Telkom.
Penulis: Ray Rebon | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Antusiasme masyarakat terhadap Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMAN 5 Kupang tahun ajaran 2024/2025 benar-benar luar biasa. Baru dibuka selama lima menit, kuotanya langsung terisi penuh.
Kepala Sekolah SMAN 5 Kupang, Veronika Wawo Dheo mengungkapkan pendaftaran Zona satu hari ini ditutup dengan cepat.
"Pendaftaran hari ini sangat cepat, baru dibuka lima menit langsung ditutup aplikasinya," katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 19 Juni 2024.
Proses pendaftaran online ini dikelola oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT dan terintegrasi langsung dengan Telkom.
"Secara sistem, link pendaftaran ditutup oleh Telkom begitu kuota penuh. Kami tidak bisa membuka atau mengaksesnya lagi," jelas Veronika.
Tahun ini, SMAN 5 Kupang menerima 417 siswa baru, terbagi dalam 12 rombongan belajar dengan masing-masing kelas berisi 36 siswa.
Pendaftaran dibuka melalui empat jalur: zonasi, prestasi, non-akademik dan akademik, serta perpindahan orang tua. "Kami mengikuti Juknis dari Dinas P dan K NTT," tambah Veronika.
Zona satu untuk SMAN 5 Kupang mencakup wilayah Kelurahan Fatululi, TDM, Kayu Putih, dan Naikoten II. Tingginya minat dari wilayah ini membuat banyak siswa terpaksa harus ditolak karena kuota cepat terisi.
"Zona I ini wilayahnya terlalu luas, sehingga banyak siswa baru yang ingin masuk ditolak. Baru lima menit dibuka, pendaftarannya langsung ditutup," ujarnya.
Baca juga: SMAN 5 Kupang Seleksi Penerimaan Siswa Baru Jalur Prestasi Futsal
Meski begitu, Veronika menekankan bahwa proses verifikasi berkas siswa baru tetap berjalan ketat. "Jika berkas tidak sesuai, berarti ditolak. Namun, pendaftar masih punya kesempatan untuk mencoba lagi esok harinya atau Zona II. Dan jika di hari ketiga link masih dibuka, artinya kuota belum sepenuhnya terisi," katanya.
Sistem pendaftaran yang transparan ini dirancang untuk mencegah manipulasi data, memastikan bahwa hanya siswa yang memenuhi syarat yang dapat diterima. (rey)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.