Breaking News
Minggu, 12 April 2026

Berita NTT

Dukung Gernas BBI, Disperindag NTT Bangun Komunikasi dengan Stakeholder

Menurut dia, pembinaan, bimbingan dan pelatian sangat perlu dilakukan bagi para pelaku UMKM

POS-KUPANG.COM/HO
Pengawas Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT, Augustinus Frumentius 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eklesia Mei

POS-KUPANG.COM, KUPANG- Dalam mendukung Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI), Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT membangun komunikasi dengan stakeholder terkait.

“Yang pasti bahwa kita mendukung Gernas BBI dengan membangun komunikasi dengan para stakeholder termasuk di dalamnya yaitu pelaku UMKM. Produk mereka kita fasilitasi melalui bimbingan dan pendampingan dan juga membantu sarana dan prasaran yang dibutuhkan dalam produktifitas mereka,” kata Pengawas Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT, Augustinus Frumentius di Kupang, Rabu 12 Juni 2024.

Augustinus mengatakan, strategi Disperindag dalam mendukung Gernas khususnya untuk produk lokal NTT melalui berbagai program, seperti melakukan pelatihan atau bimbingan terhadap para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah atau UMKM.

“Khusus yang telah kami lakukan di tahun 2024 ini yaitu pada bulan Maret di Sumba Barat Daya (sbd) melakukan pelatihan pemasaran online, yaitu bagaimana produk-produk yang dimiliki oleh pelaku UMKM di SBD agar bisa dipasarkan media online yang mereka miliki,” ungkapnya.

Menurut dia, pembinaan, bimbingan dan pelatian sangat perlu dilakukan bagi para pelaku UMKM

Dia menyebut, untuk program yang sedang berlangsung saat ini yaitu kegiatan pemasaran untuk ekspor yang dikhususkan untuk produk makanan dan minuman dari para pelaku UMKM.

“Memang saat ini jangkauan wilayahnya masih di Kota Kupang karena ini ada kerja sama kita dengan Kementerian Perdagangan. Kita di Dinas ada dua link yaitu Perindustrian dan Perdagangan,” sebutnya.

Dikatakan Augustinus, peran Disperindag dalam mendukung produk lokal agar bisa dijangkau, baik lokal, nasional maupun secara internasional yaitu dengan mengajak pelaku UMKM untuk terlibat dalam setiap kegiatan pameran yang diadakan.

“Kita juga dapat kerja sama dengan Pemprov DKI tahun depan untuk ikut Expo Paris Fashion week. Kita sudah kirimkan beberapa biodata yang nantinya akan dipilih oleh Pemerintah DKI sendiri,” bebernya.

Secara Internasional, kata dia, Disperindag NTT juga telah membuka jalur untuk pemasaran UMKM.

“Kita sudah melangsungkan FGD pertama dengan Pemerintah Indonesia yang ada di Australia dan juga yang ada di Timor Leste. Kita juga mengajak stakeholder terkait seperti KADIN. Karena mereka juga terlibat proaktif membantu UMKM kita,” tuturnya.

Baca juga: Dinas Perindag NTT Catat Harga Cabai Rawit Capai Rp 120 Ribu Per Kilogram

Sementara secara internal Pemerintah Provinsi NTT, kata dia, pada tahun 2021, Disperindag menyusun aturan instruksi Gubernur tentang bagaimana pemanfaatan produk UKM-UKM, baik di lingkup Pemprov maupun Kabupaten/Kota dan juga masyarakat umum. 

“Ini tujuannya agar kita mencintai produk lokal UMKM NTT sendiri. Programnya dari hulu sampai hilir. Salah satu yang kita lakukan terkait instruksi gubernur tersebut bahwa dalam setiap kesempatan pertemuan, kita minta dalam instruksi menggunakan produk pangan UMKM atau souvenir lokal,” tuturnya. (cr20)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved