Berita Rote Ndao
TMMD ke-120, Cinta TNI untuk Rakyat di Ujung Negeri
lima dusun dengan total jumlah penduduk mencapai 1.691 jiwa. Setiap hari dibagi per dusun untuk membantu TNI membangun jalan desa.
Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti
POS-KUPANG.COM, BA'A - Terik matahari terasa membakar kulit di siang itu, sementara perjalanan masih jauh, manapaki 15 kilometer dengan waktu tempuh 30 menit dari Kota Ba'a, sebuah kota di Selatan NKRI.
Di tengah perjalanan, kiri dan kanan, terlihat pohon-pohon lontar berbaris rapih kian memanjakan mata, betapa indah negeri sejuta lontar.
Batin penulis semakin dipacu untuk segera tiba di tempat tujuan. Sebelum tiba, harus menikmati pesona alam dari hamparan persawahan Nggelak yang siap panen.
Kompleks persawahan ini merupakan titik perbatasan antara Kecamatan Rote Barat Laut dan Kecamatan Rote Barat Daya.
Baca juga: Bacabup Rote Ndao Paulina Haning Bullu Dapat Rekomendasi dari NasDem
Para petani sedang merontok padi yang sudah menguning menjadi sumber ketahanan pangan.
Tak kalah menarik, seorang bapak sedang menenteng dua jeriken berisikan air dengan sebilah pelepah lontar.
Sesekali bapak itu mengusap keringat di keningnya.
Masih lima kilometer untuk sampai ke Desa Lentera, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur, NTT
Dekat sebuah gang kecil, ada tumpukan sirtu tanah merah. Ada apa gerangan?
Nampak anak-anak sekolah berseragam kuning, sambil tersenyum dan bernyanyi riang gembira, berjalan kaki melewati tumpukan sirtu itu.
Meski napas terengah-engah, anak-anak itu menyapa siapa saja yang berpapasan, "Selamat pagi bapak."
Sapaan itu serasa membakar semangat penulis untuk mencari tahu lebih dalam, apa yang sedang terjadi di Desa Lentera.
Demi Masa Depan, Jalan Satu Kilometer ke Sekolah
Karena penasaran, penulis pun menjumpai anak-anak sekolah itu. Ada tulisan di baju anak-anak itu bertuliskan SD Negeri Bokeama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Jalan-Desa-Lentera-Rote-Barat-Daya-sebelum-dikerjakan-atas-dan-sesudah-dikerjakan-TNI-bawah.jpg)