Berita Belu
Jaring Pemain ETMC 2024, 20 Tim Siap Berlaga di Turnamen Askab Belu
Jaring pemain ETMC 2024, 20 tim siap berlaga di Turnamen Askab PSSI Kabupaten Belu di Stadion Haliwen Atambua
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA- Sebanyak 20 tim siap berlaga dalam turnamen sepak bola yang memperebutkan piala Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Kabupaten Belu, yang akan digelar di Stadion Haliwen Atambua, Kabupaten Belu.
Turnamen ini bertujuan untuk menjaring dan mempersiapkan para pemain dalam menghadapi ajang bergengsi El Tari Memorial Cup (ETMC) 2024 di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.
Ketua Panitia Askab Cup, Joao Fransisco, menyampaikan bahwa turnamen ini akan berlangsung selama satu bulan, mulai dari 8 Juni hingga 6 Juli 2024.
"Pembukaan turnamen ini akan berlangsung mulai besok (8 Juni 2024), dan persiapan sudah mencapai 90 persen, termasuk koordinasi proses izin keramaian dari pihak Polres Belu," ujarnya, kepada POS-KUPANG.COM, Jumat 7 Juni 2024.
Joao, yang juga menjabat sebagai sekretaris Askab Belu, menjelaskan bahwa turnamen sepak bola ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga merupakan hiburan yang menyenangkan masyarakat pecinta bola.
Selain itu, melalui sepak bola, diharapkan dapat terjalin keakraban dan mempererat tali persaudaraan antar sesama.
Baca juga: HUT ke-67 Kodam Udayana, Jajaran TNI di Belu Laksanakan Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Seroja Haliwen
"Turnamen sepak bola adalah hiburan yang menyenangkan bagi semua orang yang hobi. Namun, kadang-kadang mental kita di lapangan ini, baik teman-teman suporter maupun pemain, sering membuat ulah sehingga terjadi kekacauan, kerusuhan, bahkan perkelahian. Ini yang kita tidak harapkan," tegasnya.
Kata dia, turnamen ini atas inisiatif Askab PSSI Kabupaten Belu untuk menjaring bibit pemain yang akan disiapkan untuk mengikuti ETMC nanti.
Untuk menghindari konflik selama pertandingan, kata dia, pihak panitia telah melakukan koordinasi dengan Polres Belu, yang juga dihadiri oleh para manajer klub yang akan berlaga di Askab Cup.
"Hasil koordinasi kami dengan pihak Polres Belu jelas dan tegas. Jika terjadi kerusuhan atau perkelahian, tim yang terlibat akan langsung didiskualifikasi. Selain itu, saat Technical Meeting (TM), akan disampaikan bahwa jika terjadi kekacauan, mereka akan dikenakan sanksi sebesar 1 juta rupiah dan tidak mendapatkan rekomendasi bermain selama 1 tahun," jelas Joao.
Baca juga: Krisis Air Bersih, Warga Haliwen Atambua Terpaksa Antre dengan Ratusan Jeriken Air
Joao juga menghimbau seluruh masyarakat, suporter, pemain, official, pelatih, dan manajer untuk menjaga keamanan agar turnamen tersebut dapat berlangsung dengan aman, tentram, lancar, dan sukses. (cr23)
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.